Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Komit Lestarikan Silek Tradisi Minangkabau

- Editor

Minggu, 29 Juni 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat, menegaskan komitmen kuat dan berkelanjutannya dalam menjaga, mengembangkan, dan menghidupkan kembali silek tradisional Minangkabau.

Menurutnya, silek bukan sekadar seni bela diri, tetapi warisan budaya yang mengandung filosofi hidup, identitas, dan martabat masyarakat Minangkabau.

“Silek bukan hanya soal jurus dan tanding. Di dalamnya ada nilai, ada adat, ada akhlak. Ini warisan kultural yang harus kita rawat dan kembangkan—bukan hanya dipelajari, tapi juga dihidupi,” ujar Vasko, Minggu(29/6/2025)

Bagi Vasko, silek tumbuh dalam surau, hidup dalam nagari, dan mewujud dalam keseharian masyarakat. Di balik setiap gerakan silek, terkandung pelajaran tentang kesabaran, penghormatan kepada guru, keteguhan dalam prinsip, dan disiplin sebagai dasar pembentukan karakter anak bangsa.

Sebagai Wakil Gubernur, sejak awal masa jabatannya, Vasko telah mengambil langkah nyata melalui kebijakan yang mewajibkan seluruh SMA/SMK sederajat di Sumatera Barat untuk menjadikan Ekstrakurikuler Silek Tradisi Minang sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kebijakan ini tidak hanya memperkuat identitas generasi muda, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi regenerasi silek di tengah arus budaya global.

Baca Juga :  Buruh Harian Lepas di Payakumbuh Ditangkap Usai Beli Sabu

Langkah ini disambut antusias oleh para Rang Tuo Silek dan tokoh adat dari berbagai nagari. Mereka menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap budaya sendiri, yang selama ini nyaris tersingkir di rumahnya sendiri.

“Kalau silek tak hidup di tanah kelahirannya, di mana lagi ia akan tumbuh? Kita ingin anak-anak kita kembali mengenal gelanggang, kembali bersentuhan dengan guru silek, dan memahami falsafah Minangkabau lewat gerakan dan nilai-nilainya,” ucap Vasko.

Ia menegaskan bahwa pelestarian silek merupakan bagian integral dari strategi pembangunan kebudayaan di Sumatera Barat: membentuk manusia Minang yang kuat secara nilai, tangguh secara mental, dan berakar pada warisan leluhur. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor—pemerintah nagari, dunia pendidikan, guru silek, tokoh adat, dan tentu saja dukungan masyarakat luas.

Baca Juga :  Bersama BPOM, Pemko Payakumbuh Lakukan Monev Keamanan Pangan

“Ini bukan program satu-dua tahun. Ini komitmen lintas generasi. Kita ingin silek Minangkabau menjadi napas yang dicintai anak-anak muda kita. Lewat silek, mereka belajar nilai-nilai adat, ajaran Islam, dan karakter Minangkabau yang sejati. Dari surau ke sekolah, dari gelanggang ke dunia,” pungkasnya.

Melalui IPSI Sumatera Barat, Vasko juga tengah mempersiapkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan pelatih dan sertifikasi guru silek, hingga festival silek antar-nagari dan diplomasi budaya ke tingkat nasional maupun internasional.

Komitmen ini bukan hanya tentang budaya. Ini tentang jati diri. Tentang keberanian masyarakat Minangkabau untuk menegakkan kembali warisan nenek moyangnya, dan menjadikannya sebagai pondasi peradaban yang kuat dan membanggakan.(*/)

Berita Terkait

LKPJ 2025 Disorot! DPRD Sumbar: Jangan Sekadar Formalitas, Harus Jadi Titik Balik Kinerja Pemerintah
Ketua DPW Tegaskan Rapimwil PPP Sumbar Jadi Momentum Transformasi Partai
Diskusi Gonjong Limo Jadi Panggung Konsolidasi Intelektual Luhak Limo Puluah
Muhammad Iqbal Pimpin DPW PPP Sumbar 2026–2031, Susunan Pengurus Resmi Ditetapkan
Zulmaeta Dorong Usulan Strategis Payakumbuh di Musrenbang RKPD Sumbar 2027
Viral Dugaan Perundungan di SMA Padang, Korban Disebut Hingga Dirawat di RSJ
Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Divpropam Polda Sumatera Barat dan Ajukan Praperadilan di PN Pasaman Barat
Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:20 WIB

LKPJ 2025 Disorot! DPRD Sumbar: Jangan Sekadar Formalitas, Harus Jadi Titik Balik Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 14:00 WIB

Ketua DPW Tegaskan Rapimwil PPP Sumbar Jadi Momentum Transformasi Partai

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Diskusi Gonjong Limo Jadi Panggung Konsolidasi Intelektual Luhak Limo Puluah

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Muhammad Iqbal Pimpin DPW PPP Sumbar 2026–2031, Susunan Pengurus Resmi Ditetapkan

Rabu, 8 April 2026 - 20:33 WIB

Zulmaeta Dorong Usulan Strategis Payakumbuh di Musrenbang RKPD Sumbar 2027

Berita Terbaru