Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal

- Editor

Kamis, 27 November 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang || Banjir bandang menghantam kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat, Kamis (27/11/2025). Banjir bandang berlangsung dari pagi hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Laporan yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, hingga siang ini, tercatat 3 orang meninggal dunia akibat banjir bandang tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan tiga orang meninggal dunia itu ada di sekitar kompleks Lumin Park. Mereka meninggal akibat terseret air bah yang datang tiba-tiba dari bagian hulu sungai Lubuk Minturun. Sementara satu orang berhasil selamat.

Baca Juga :  Ribuan Porsi MBG Digelontorkan di Payakumbuh, Sasar Pelajar hingga 3B (Balita,Ibu Hamil Dan Menyusui)

“Lumin Park menjadi salah satu lokasi terdampak. Dari sana dilaporkan ada 4 orang korban. 3 orang ditemukan meninggal, satu orang selamat. Tapi kita belum bisa pastikan apakah mereka penghuni klaster Lumin Par. Air bah datang sangat cepat dari arah Lubuk Minturun,” ujar Zulviton, Kamis (27/11/2025) siang.

Selain korban jiwa, banjir bandang turut merusak infrastruktur. Di samping Lubuk Minturun, kata Hendri, banjir bandang juga menghanyam kawasan Gunung Nago, Batu Busuk di Kecamatan Pauh.

“Jembatan di kawasan Gunung Nago putus. Wilayah Batu Busuk juga terdampak signifikan akibat terjangan arus kuat dan material kayu dari hulu,” terangnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Payakumbuh Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Hasil Penetapan dan Usul Pengesahan Pengangkatan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

Zulviton menyebutkan, tim BPBD bersama relawan saat ini tengah melakukan penyisiran lanjutan di beberapa titik rawan. Warga di sekitar Lubuk Minturun, terutama yang tinggal di komplek perumahan dekat bantaran sungai, sudah mulai dievakuasi ke tenda darurat.

“Kita fokus pada evakuasi dan pendataan. Kondisi air sempat surut, namun potensi susulan tetap kita waspadai,” kata dia.

BPBD mengimbau masyarakat di sekitar sungai dan dataran rendah agar tetap siaga, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut. (rio/*)

Berita Terkait

Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Dunia Pers Sumbar Berduka, Irfendi Arbi Kenang Sosok Adi Bermasa
Nil Maizar Resmi Kembali Tangani Semen Padang FC untuk Liga 2 Musim 2026/2027
Pemko Payakumbuh Kembali Torehkan Prestasi, Raih WTP Ke-12 Berturut-turut
Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah Terima Ansor Awards atas Kepemimpinan Humanis dan Berintegritas
Polres Solok Selatan Lakukan Olah TKP Pengerusakan Kantor PWI oleh OTK
SMKS Mitra Payakumbuh Buka Pendaftaran Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Kuota Terbatas!
PPP Sumbar Solid Hadapi 2029, Mardiono: Jangan Hanya Politik, Bantu Rakyat!

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:36 WIB

Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dunia Pers Sumbar Berduka, Irfendi Arbi Kenang Sosok Adi Bermasa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:06 WIB

Nil Maizar Resmi Kembali Tangani Semen Padang FC untuk Liga 2 Musim 2026/2027

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:14 WIB

Pemko Payakumbuh Kembali Torehkan Prestasi, Raih WTP Ke-12 Berturut-turut

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:57 WIB

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah Terima Ansor Awards atas Kepemimpinan Humanis dan Berintegritas

Berita Terbaru