Viral, Jalan Rusak Parah di Nagari Taeh Baruah Kabupaten 50 Kota Ditanami Pohon Pisang Oleh Warga

- Editor

Kamis, 30 Januari 2025 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, — Jalan penghubung Nagari Taeh Baruh dan Mungka kembali viral diberbagai postingan Baik di facebook,maupun IG dari netizen terkait rusaknya infrastruktur jalan tersebut.

“kondisi jalan Nagori Taeh Baruah, sekitar 1 Km Iyo Bona Parah. Ko poto dari kawan sonta ga. bapo caro nyo lai. Padahal di lokasi ko dokek jo fasilitas umum, kami  selaku warga sudah melapor ke unsur pemerintah nagari, lun ado tanggapan lai,”Terang HM, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Rabu, (29/01/2025).

Karena keluhan belum ada tanggapan dari pemerintah, agar tidak terjadi korban jiwa akibat kecelakaan, warga kembali lampiaskan kekecewaannya terhadap pemerintah dengan menanam pisang di lobang yang berada di tengah jalan yang menghubungkan akses warga Taeh dan Mungka, ini.

Baca Juga :  Lomba Kostum Adat Minangkabau Meriahkan Festival Serambi Merah Putih di Padang Panjang

“Jalan kami ko lah lamo rusak. Banyak oto godang kini lewat siko, ditambah pulo bonda jalan ndak ado. Kalau hujan, tu lubang lah tagonang aia. Banyak pengendara nan takicuah masuak lubang. Bukan itu sajo, lahan jo rumah sekitar jalan rusak ko kami manangguangkan. Apak-apak menjadi pejabat di pemkab Lima Puluh Kota lai acok lewat disiko.

Baca Juga :  Rektor Universitas Dharma Andalas Prof. Dr.  Novesar Jamarun.MS. Terima Penghargaan “Indonesia Best Innovation Excellent Award 2025”

Tapi ontahlah, antah lai nampak deknuo atau sangajo ndo diperhatikan. Contoh, lah viral di Instagram dan facebook, wak yakin Dinas PU lah tau sampai Pak Bupatinyo. Kito baharok pihak Dinas PU peka terhadap keluhan warga ini. Tamasuak Pak DPRD nan kami piliah dulu, bajuanglah keluhan kami ko tek,”keluh AD yang juga dilokasi setempat.

Lebih lanjut AD Menuturkan, kondisi jalan ini sudah dilaporkan kepada wali nagari maupun pemerintah kabupaten lima puluh kota. Namun belum ada balasan.” Terangnya singkat.(rb)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru