TNI Bersama Masyarakat Gotong Royong Percepat Pembangunan Huntara

- Editor

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota || TNI bersama masyarakat melaksanakan gotong royong untuk mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana alam di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (24/12/2025).

Sejak pagi hari, personel TNI yang tergabung dalam Satgas bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari perakitan rangka bangunan, pemasangan dinding, hingga penataan lingkungan sekitar Huntara.

Baca Juga :  Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade

Komandan Satgas TNI mengatakan, keterlibatan aktif masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial pascabencana.

Baca Juga :  Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

“Dengan kebersamaan TNI dan masyarakat, pembangunan Huntara diharapkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh warga yang terdampak,” ujarnya.

Warga setempat mengaku bersyukur atas kehadiran TNI yang turun langsung membantu proses pembangunan. Mereka berharap hunian sementara ini dapat segera ditempati sambil menunggu pembangunan hunian tetap dari pemerintah.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru