“Saya Hanya Punya Ibu”: Jeritan Hati Seorang Anak Bernama Zahira agar Sang Ibu Tak Dideportasi

- Editor

Jumat, 26 September 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || Di usia 15 tahun, Zahira seharusnya sibuk belajar, bermain, dan menikmati masa remaja seperti teman-temannya di SMPN 1 Situjuah Limo Nagari. Namun, beberapa bulan terakhir hidupnya dipenuhi rasa cemas. Sang ibu, Nur Amira, kembali terjerat masalah kewarganegaraan dan terancam dideportasi.

Dalam sepucuk surat yang ditulis pada Kamis 25 September itu, dengan tangan gemetar, tentunya, Zahira mengadu kepada Kepala Kantor Imigrasi Agam.

“Saya sangat membutuhkan Ibu saya, karena hanya Ibu saya yang dari saya lahir membesarkan diri saya seorang diri,” tulis Zahira dalam surat yang diterima pada, Jumat (26/9/2025).

Kalimat sederhana itu menjadi jeritan hati seorang anak yang takut kehilangan satu-satunya orang terdekat dalam hidupnya.

Kisah Nur Amira, ibunya, tak kalah pilu. Pada Oktober 2024, ia dideportasi ke Malaysia karena dianggap masih menggunakan dokumen lama, paspor dan akta lahir keluaran 1996. Namun ketika tiba di sana, datanya tak lagi tercatat setelah lebih dari tiga dekade ia meninggalkan Malaysia dan hidup di Indonesia.

Baca Juga :  Kunjungan Telkomsel dan Kominfo ke Kenagarian Galugua, Pasang Jaringan Sementara di SMPN 4 Kapur IX

Upayanya mengurus dokumen baru di Jabatan Pendaftaran Negara Malaysia tak membuahkan hasil. Malah, ia ditahan oleh Imigrasi Malaysia selama dua bulan di Penjara Kajang. Setelah melalui proses panjang, ia dipulangkan ke Indonesia dengan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dari KJRI Johor Bahru.

Harapan Zahira sempat tumbuh ketika bisa kembali berkumpul dengan ibunya. Namun kebahagiaan itu singkat. Pihak Imigrasi Agam menahan ibunya setelah SPLP yang dibawa dianggap bermasalah. Sejak itu, Nur Amira mendekam di ruang detensi Imigrasi, tanpa surat penahanan resmi, sebagaimana dikisahkan Zahira dalam suratnya.

Baca Juga :  Infrastruktur Belum Memadai, Andre Akui Pelaksanaan MBG Sedikit Terlambat di Sumbar

Bagi Zahira, ancaman deportasi ibunya berarti kehilangan segalanya. Ia sudah lama hidup tanpa ayah, dan hanya ibunya yang setia menemaninya sejak kecil. “Kalau Ibu saya dideportasi lagi, saya akan terlantar dan masa depan saya akan hancur,” tulisnya dalam surat yang juga ditembuskan ke Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Jakarta serta Ombudsman RI Sumatera Barat.

Di tengah kompleksitas hukum dan birokrasi, kisah Zahira menggugah nurani. Ini bukan sekadar perkara dokumen dan kewarganegaraan, tetapi tentang hak seorang anak untuk tumbuh dengan kasih sayang ibunya.

INI SURAT ZAHIRA

 

Berita Terkait

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0
Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan
Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:59 WIB

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Sabtu, 19 September 2026 - 21:50 WIB

KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:40 WIB

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB