Satgas TNI Percepat Pembangunan 60 Unit Huntara di Koto Tinggi

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA || Satuan Tugas (Satgas) TNI terus mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebanyak 60 unit Huntara dibangun melalui kegiatan Karya Bhakti TNI yang dilaksanakan personel Koramil 03/Suliki Kodim 0306/50 Kota, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 03/Suliki Kapten Inf Sil Suandi, dengan melibatkan personel Koramil 03/Suliki, personel Danton Kes/Brs di bawah komando Letda Ckm Damanik, serta personel Denzipur 2/PS yang dipimpin Serma Afrizal.

Baca Juga :  Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Kapten Inf Sil Suandi mengatakan, pembangunan Huntara merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana agar dapat segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak.

“Melalui kegiatan Karya Bhakti ini, kami berupaya mempercepat pembangunan Huntara agar masyarakat terdampak bencana bisa segera menempati hunian yang aman dan nyaman. TNI akan terus hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Kapten Inf Sil Suandi.

Baca Juga :  VIRAL! Istri Ketua DPRD Limapuluh Kota Diduga Pakai Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya Satgas TNI mengerjakan sejumlah tahapan pekerjaan, mulai dari pendistribusian material bangunan, pekerjaan cut and fill untuk perataan kontur tanah, pemasangan rangka baja ringan, pemasangan atap, hingga pemasangan dinding GRC.

Pembangunan Huntara ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat di Nagari Koto Tinggi, sekaligus menjadi bagian dari upaya penanganan bencana secara terpadu di Kabupaten Lima Puluh Kota.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru