Satgas TNI Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana melalui Percepatan Pembangunan Huntara di Nagari Koto Tinggi

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Di tengah keterbatasan pascabencana alam, harapan mulai tumbuh bagi masyarakat Nagari Koto Tinggi. Satgas TNI terus memaksimalkan percepatan pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) sebagai wujud kepedulian dan kehadiran negara bagi warga yang terdampak bencana.

Hingga Kamis, 18 Desember 2025, pembangunan Huntara telah memasuki hari kelima. Puluhan personel TNI terlihat bekerja tanpa mengenal waktu, bahu-membahu mempercepat proses pembangunan agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

Satgas TNI terdiri dari:

1. Danramil 03/Suliki Kapten Inf Sil Suandi beserta 13 personel Kodim 0306/50 Kota.

2. Danki C Yonif 131/Brs Kapten Inf Ginting beserta 20 personel.

3. Personel Denzipur 2/PS di bawah pimpinan Serma Afrizal beserta 20 personel.

Baca Juga :  Indonesia “Termiskin Kedua”: APBN, APBD, dan Dosa Kebijakan yang Terstruktur

Danramil 03/Suliki Kapten Inf Sil Suandi menyampaikan bahwa pembangunan Huntara bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga bentuk empati kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

“Kami memahami bahwa warga sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak secepatnya. Karena itu, personel Satgas bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan agar Huntara ini dapat segera ditempati,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Danki C Yonif 131/Brs Kapten Inf Ginting menambahkan bahwa semangat prajurit di lapangan didorong oleh keinginan untuk meringankan beban warga.

“Melihat kondisi masyarakat terdampak, kami merasa terpanggil untuk bekerja lebih keras. Kehadiran kami di sini adalah untuk memberi rasa aman dan harapan baru bagi warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Ekonomi Nagari, Pembangunan KDMP Balai Panjang Capai 60 Persen

Adapun fokus kegiatan meliputi percepatan pengecoran lantai, pendataran dan perataan lokasi menggunakan alat berat, serta pendistribusian material bangunan. Di sela kegiatan utama, personel Satgas juga menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan warga sekitar sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial pascabencana.

Salah seorang warga terdampak menyampaikan harapannya atas pembangunan Huntara yang tengah berlangsung.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Semoga Huntara ini segera selesai sehingga kami bisa kembali tinggal dengan tenang bersama keluarga,” tuturnya.

Pembangunan Huntara ini diharapkan menjadi langkah awal pemulihan kehidupan masyarakat Nagari Koto Tinggi, sekaligus bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian mampu menumbuhkan harapan di tengah situasi sulit.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru