Rugikan Negara milyaran Rupiah, Embung Talago Sejak Selesai Dibangun tak Berpungsi

- Editor

Jumat, 8 Agustus 2025 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, – Proyek pembangunan Embung Talago di Jorong Sikabu-Kabu, Nagari Sikabu-Kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, dibangun dengan anggaran besar mencapai Rp7,8 miliar. Namun, sejak rampung, embung ini tak memberi manfaat berarti bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Proyek yang dibiayai pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera V ini, ternyata tak mampu menampung air karena mengalami kebocoran. Padahal, lahan untuk pembangunan embung merupakan hibah dari masyarakat setempat.

Kondisi embung saat ini sangat memprihatinkan. Tak ada genangan air sebagaimana mestinya. Kawasan sekitarnya dipenuhi semak belukar. Jalan masuk pun tak terurus, papan nama proyek dan penanda embung tertutup ilalang berduri.

Baca Juga :  Ratusan Gram Sabu Diamankan Polisi Saat Ungkap Kasus di Payakumbuh

Walinagari Sikabu-Kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Nofrizal, membenarkan bahwa embung tersebut belum memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Ya, bendungan itu memang kering dan tidak berfungsi sebagaimana tujuan awalnya. Secara teknis, Balai belum menindaklanjuti pemanfaatannya. Hari ini, embung itu hanya berupa cekungan kosong,” ujarnya, Kamis sore (7/8/2025).

Nofrizal menambahkan bahwa proyek ini tidak tuntas sepenuhnya. Beberapa bagian seperti taman tak selesai dibangun. “Awalnya embung ini dirancang untuk konservasi air dan pengembangan wisata. Tapi pelaksanaannya tidak rampung,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah nagari telah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak Balai untuk tindak lanjut, namun belum ada progres nyata. “Kami tidak berani menyentuh aset seluas 1,5 hektare itu karena statusnya milik Balai,” tutupnya.

Baca Juga :  Koramil 05 Harau Bantu Warga Kurang Mampu Di Wilayah Binaannya 

BAMUS Minta APH Usut Dugaan Penyimpangan

Terpisah, Ketua Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari, Eka Ridhaldi Alka, menilai proyek tersebut telah menyia-nyiakan uang rakyat dan meminta aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan.

“Seharusnya uang rakyat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan. Kalau embung miliaran ini terbuang begitu saja di tengah hutan tanpa manfaat, siapa yang bertanggung jawab? Harus ada yang diusut,” tegas Eka.

Ia menyatakan BAMUS siap mendukung upaya hukum demi memastikan tidak ada penyelewengan dalam proyek tersebut.

“Kami siap membantu. Dampaknya nol bagi masyarakat, jadi perlu penyelidikan,” pungkasnya.(rb/*)

Berita Terkait

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu
HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan
Sampah Tutupi Jalan di Tigo Balai, Warga Hadang Truk: 19 Tahun Menunggu, Janji TPST Tak Kunjung Terwujud

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:11 WIB

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 17:18 WIB

Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Selasa, 3 November 2026 - 12:18 WIB

Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Berita Terbaru