Protes Jalan Rusak, Warga Pasang Spanduk Part 3 Di Jalan Payakumbuh-Lintau

- Editor

Jumat, 14 Maret 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, — Untuk kekecewaan masyarakat dan pengendara terhadap kondisi Jalan Raya Sitangkai yang menghubungkan Kota Payakumbuh dan Lintau Kabupaten Tanah Datar terus berlanjut. Baru-baru masyarakat memasang Spanduk berukuran besar di Jorong Kabindu Nagari Labuah Gunuang Kecamatan Lareh Sago Halaban (LASAHAN) Kabupaten Limapuluh Kota.

Protes kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat itu, bukan kali ini saja dilakukan masyarakat yang kecewa karena tidak kunjung dilakukan perbaikan. Apalagi saat ini musim hujan, jalanan berlobang akan makin sulit dilalui karena dipenuhi genangan air, licin dan berlumpur.

Baca Juga :  Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Sementara Jalan Sumbar–Riau di Pangkalan

Bicara kecelakaan, tak lagi terhitung jumlah pengendara yang mengalami luka-luka maupun meninggal dunia, termasuk jumlah kendaraan yang rusak parah. Jika musim panas, masyarakat mengeluh debu.

” Welcome To wisata & jalan seribu lobang Part 3 : JANJI KA JANJI ” Bunyi Spanduk yang dipasang masyarakat itu.

Tak hanya menyindir Pemerintah, masyarakat yang kecewa juga kepada DPR, DPRD, Bupati, Gubernur dan PU.

Baca Juga :  Firman Hady Tegas, Billboard Tanpa Izin Di Pasar Ibuh Harus Dibongkar

” Thanks By : DPR, DPRD, Bupati, Gubernur dan PU.” Tulisnya.

Beberapa tahun sebelumnya aksi protes juga dilakukan masyarakat dengan menanam pisang dan memancing ikan di jalan berlobang yang dipenuhi genangan air.

Dari pantauan di lapangan, kerusakan jalan Payakumbuh-Lintau itu terdapat di hampir ratusan titik. Selain berlobang jalanan juga hancur dan rusak parah. (*)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru