Pemko Payakumbuh Perkuat Pengendalian Program, Monev Triwulan I Soroti Capaian dan Kendala OPD

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Triwulan I Tahun 2026.

Seluruh OPD di bawah koordinasi tiga Asisten Sekretariat Daerah menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) program/kegiatan di Balaikota Payakumbuh, yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (8/4/2026) hingga Jumat (10/4/2026).

Rapat monev dibagi dalam tiga sesi sesuai lingkup koordinasi masing-masing, yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum.

Fokus Capaian Triwulan I

Pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah evaluasi capaian realisasi fisik dan keuangan program hingga akhir Maret 2026.

Selain itu, rapat juga menelaah secara rinci proses penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) oleh masing-masing OPD sesuai struktur anggaran.

Tak hanya itu, realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) serta keterlibatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam pengadaan barang dan jasa tahun 2026 turut menjadi perhatian utama.

Baca Juga :  Tiga Titik Reses Afviandi, Satu Pesan Warga: Sawah, Infrastruktur dan Lingkungan Butuh Solusi Nyata

Hal ini dinilai penting dalam mendorong penggunaan produk lokal sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Dalam forum tersebut, setiap OPD memaparkan progres realisasi fisik dan keuangan program yang telah berjalan, sekaligus mengungkap berbagai kendala di lapangan.

Soroti Program Strategis

Sejumlah program strategis nasional turut menjadi perhatian, di antaranya fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih, pelaksanaan MBG, Program Sejuta Rumah, serta penanganan kelangkaan pupuk dan BBM.

Sementara itu, program strategis daerah yang dibahas meliputi pembangunan dan revitalisasi pasar, peningkatan layanan RSUD Adnan WD, rencana penyediaan transportasi publik ramah lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur yang humanis di pusat Kota Payakumbuh.

Arahan Tiga Asisten

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nofriwandi, menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi dan konsistensi dalam pelaksanaan program.

“Seluruh OPD harus segera menindaklanjuti hasil evaluasi, mempercepat realisasi kegiatan, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yasrizal, mengingatkan pentingnya peran aktif OPD dalam mendukung program strategis nasional.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Payakumbuh Resmikan Bazar Ramadan Gabungan Organisasi Islam

Ia juga meminta Bagian Perekonomian untuk melakukan monitoring terhadap SPBU guna mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan BBM.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ifon Satria Can, menegaskan bahwa monev merupakan instrumen penting dalam memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Setiap kendala harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara terukur,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan input data dalam sistem SiRUP guna mendukung transparansi pengadaan.

Kendala dan Solusi

Dalam rapat tersebut, sejumlah kendala yang mengemuka antara lain ketepatan waktu pelaksanaan, kelengkapan administrasi, serta optimalisasi sistem pengadaan berbasis digital.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai solusi yang dirumuskan untuk menjawab permasalahan strategis tersebut.

Harapan ke Depan

Melalui pelaksanaan monev ini, Pemko Payakumbuh berharap kinerja OPD semakin optimal. Target pembangunan daerah tahun 2026 diharapkan dapat tercapai lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB