Pemko Payakumbuh Gandeng RSUP M. Djamil, Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD Senilai Rp200 Miliar ke Kemenkes

- Editor

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat transformasi pelayanan kesehatan melalui kerja sama pengampuan dengan RSUP dr. M. Djamil Padang sekaligus mengajukan proposal pengembangan RSUD dr. Adnaan WD kepada Kementerian Kesehatan dalam kunjungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di RSUP dr. M. Djamil Padang, Kamis (30/7/2026).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Direktur RSUP dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas mengenai Penguatan Pengampuan Tata Kelola Rumah Sakit dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

“Kesepakatan bersama ini menjadi fondasi bagi kita untuk memperkuat tata kelola rumah sakit sehingga mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, dan kinerja organisasi terus meningkat,” kata Wali Kota Zulmaeta.

Menurut Zulmaeta, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan tata kelola organisasi, pelayanan klinis, pengelolaan keuangan, pengembangan sumber daya manusia, manajemen risiko, mutu dan keselamatan pasien, serta pengembangan sistem informasi rumah sakit.

Selain itu, kerja sama juga mencakup pendampingan, konsultasi, pembinaan, monitoring, dan evaluasi guna meningkatkan kapasitas RSUD dr. Adnaan WD sekaligus mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.

Baca Juga :  Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh

“Tujuan kami adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Zulmaeta menyerahkan proposal pengembangan RSUD dr. Adnaan WD kepada Menteri Kesehatan sebagai upaya memperoleh dukungan pendanaan pemerintah pusat untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.

Proposal tersebut meliputi rencana pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) senilai Rp26 miliar, gedung poliklinik sebesar Rp82 miliar, serta ruang rawat inap senilai Rp92 miliar.

Menurut Zulmaeta, keterbatasan kapasitas fiskal daerah menjadi alasan pemerintah daerah mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat agar pengembangan fasilitas kesehatan dapat direalisasikan lebih cepat.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Lima Puluh Kota,” katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah pusat saat ini terus menjalankan program pembangunan dan pengembangan rumah sakit umum daerah di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Baca Juga :  Akses Literasi Diperluas, Perpustakaan Kota Payakumbuh Kini Buka Setiap Hari

Ia meminta Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD dr. Adnaan WD mengawal seluruh proses pengajuan proposal agar setiap persyaratan administrasi dan teknis dapat dipenuhi sehingga peluang realisasinya semakin besar.

“Proposal ini harus dikawal oleh Kepala Dinas dan Direktur Rumah Sakit agar prosesnya berjalan baik dan dapat direalisasikan,” kata Budi Gunadi Sadikin.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh didampingi Asisten I Setdako Payakumbuh Nofriwandi, Kepala Bagian Pemerintahan Danil Defo, Kepala Bagian Protokol Diki Engla Mardianto, dan Direktur RSUD dr. Adnaan WD Efriza Naldi.

Zulmaeta menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan rumah sakit rujukan nasional sebagai langkah mempercepat peningkatan kapasitas RSUD dr. Adnaan WD sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, modern, dan mudah diakses masyarakat.

“Sinergi dengan pemerintah pusat dan rumah sakit rujukan nasional akan terus kami perkuat agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin maju dan berkualitas,” pungkasnya. (MC)

Berita Terkait

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan
Fitrayanto Sampaikan Kabar Gembira, Guru TPA/MDA dan Garin Masjid Payakumbuh Direncanakan Terima Insentif pada 2027

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan

Berita Terbaru