Pasa Pabukoan Payakumbuh 2026 Dipusatkan di Jalan Gambir

- Editor

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || Pemko Payakumbuh memusatkan aktivitas Pasa Pabukoan Ramadan 1447 Hijriah di Jalan Gambir, area bekas Gedung Bioskop Karya, untuk menjaga kelancaran kegiatan ekonomi UMKM, sekaligus menyesuaikan kondisi pusat kota pascakebakaran Pasar Utama Blok Barat.

“Tahun ini kita memindahkan lokasi Pasa Pabukoan ke Jalan Gambir karena di Jalan Sutan Usman saat ini telah berdiri kios sementara bagi para pedagang korban kebakaran Pasar Utama Blok Barat. Pemerintah tentu memprioritaskan keberlangsungan usaha saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat meninjau lokasi Pasa Pabukoan, Kamis (19/02/2026).

Zulmaeta meninjau lokasi bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Menurut Zulmaeta, Pemko Payakumbuh mengambil kebijakan tersebut agar seluruh aktivitas perdagangan tetap berjalan tertib dan tidak saling mengganggu, mengingat Jalan Sutan Usman saat ini menjadi titik relokasi sementara pedagang yang terdampak musibah kebakaran.

Ia menegaskan Pemko Payakumbuh ingin memastikan seluruh pelaku usaha tetap mendapatkan ruang untuk berdagang, baik pedagang korban kebakaran maupun pedagang Pasa Pabukoan yang setiap tahun menggantungkan pendapatan pada momen Ramadan.

“Kita ingin semua pedagang sama-sama mendapatkan ruang untuk berusaha. Dengan kondisi Jalan Sutan Usman yang saat ini difungsikan untuk relokasi sementara, maka Jalan Gambir menjadi alternatif terbaik agar Pasa Pabukoan tetap berjalan dengan baik dan lebih tertata,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketika Transfer Pusat Dipangkas, Lima Puluh Kota Diuji untuk Dewasa Fiskal

Zulmaeta menyebut pemindahan lokasi juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang berburu takjil, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas di pusat kota.

Ia mengatakan Pasa Pabukoan telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Payakumbuh setiap Ramadan. Selain itu, kegiatan tersebut ikut mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM kuliner.

“Pasa Pabukoan ini bukan hanya tradisi Ramadan, tetapi bentuk komitmen Pemko Payakumbuh dalam mendukung pelaku UMKM. Kami berharap para pedagang menjaga kebersihan dan ketertiban agar kegiatan ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata dia.

Zulmaeta juga meminta pedagang mematuhi aturan yang telah disepakati, termasuk menjaga kebersihan lokasi, menata dagangan sesuai area kios, serta tidak mengganggu fasilitas umum.

Selain itu, ia mengingatkan pedagang untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan, terutama karena Pasa Pabukoan menjadi tempat masyarakat membeli makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

“Saya juga mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan, menjaga higienitas makanan, dan memastikan takjil yang dijual aman serta layak konsumsi. Kita juga berharap perputaran ekonomi selama Ramadan tetap hidup, UMKM tumbuh, dan masyarakat tetap punya ruang yang nyaman untuk berbelanja kebutuhan berbuka,” kata dia.

Zulmaeta mengatakan Pemko Payakumbuh akan terus mengevaluasi pelaksanaan Pasa Pabukoan, termasuk dari sisi kenyamanan, kebersihan, hingga dampak ekonomi bagi pedagang.

“Kita ingin ekonomi warga tetap bergerak. Pedagang korban kebakaran kita fasilitasi, Pasa Pabukoan juga tetap berjalan. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat,” tutupnya.

Baca Juga :  Komisi C DPRD Kunjungi TPA Payakumbuh, Fitrayanto: Kita Akan Usulkan Pengadaan Bentor Untuk Penunjang Pengangkutan Sampah

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Khalid Zamri mengatakan jumlah kios Pasa Pabukoan tahun ini mengalami pengurangan dibandingkan tahun 2025.

“Tahun ini kami menyiapkan 111 kios untuk pedagang. Dari jumlah itu, 91 pedagang sudah mendaftar melalui bidang pasar pada Dinas Koperasi dan UKM. Namun pada hari pertama peresmian, baru 81 pedagang yang hadir mengisi kios yang telah mereka pesan,” kata Khalid.

Khalid menjelaskan pengurangan jumlah kios dilakukan menyesuaikan ketersediaan lahan serta kebutuhan penataan agar aktivitas jual beli tetap berjalan tertib dan nyaman.

Khalid juga menjelaskan Pemko Payakumbuh menggunakan lahan milik warga bernama Eni sebagai lokasi pelaksanaan Pasa Pabukoan Ramadan 1447 Hijriah.

“Lahan yang digunakan tahun ini merupakan milik Ibu Eni. Pemko Payakumbuh meminjam lahan tersebut selama bulan suci Ramadan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tahunan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya telah menyiapkan mekanisme pendaftaran, penataan kios, serta pendataan pedagang untuk memastikan pembagian kios berjalan transparan dan adil.

“Harap kita pemusatan lokasi Pasa Pabukoan tahun ini mampu menghadirkan suasana yang lebih tertib dan nyaman, sekaligus meningkatkan dampak ekonomi bagi pedagang kuliner yang memanfaatkan momen Ramadan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB