PADANG – Manajemen Semen Padang FC resmi menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala tim untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Klub Andre Rosiade melalui laman resmi klub, Rabu (3/6/2026).
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan pelatih baru untuk Semen Padang FC mengarungi Liga 2 musim 2026/2027 adalah coach Nil Maizar,” ujar Andre.
Penunjukan ini menandai kembalinya salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah Semen Padang FC ke kursi pelatih Kabau Sirah. Bagi masyarakat sepak bola Sumatera Barat, Nil Maizar bukanlah sosok asing. Ia merupakan putra daerah yang tumbuh bersama Semen Padang dan menjadi bagian penting dari sejumlah pencapaian besar klub, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Lahir di Payakumbuh pada 2 Januari 1970, Nil Maizar memulai karier sepak bolanya sebagai pemain. Ia pernah memperkuat Semen Padang pada era Galatama dan menjadi bagian dari generasi yang membawa klub tersebut meraih berbagai prestasi di tingkat nasional. Penampilan konsistennya di lapangan juga mengantarkannya memperkuat Tim Nasional Indonesia pada dekade 1990-an.
Setelah pensiun sebagai pemain, Nil memilih melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola melalui jalur kepelatihan. Ia memulai dari pembinaan usia muda sebelum dipercaya menjadi asisten pelatih Semen Padang. Berbekal pengalaman tersebut, manajemen kemudian menunjuknya sebagai pelatih kepala tim senior pada 2010.
Di bawah kepemimpinannya, Semen Padang FC berkembang menjadi salah satu kekuatan sepak bola nasional. Nil dikenal mengusung permainan kolektif yang mengandalkan disiplin, kerja sama tim, dan kekompakan antarpemain. Filosofi tersebut membawa Kabau Sirah tampil konsisten di papan atas kompetisi nasional.
Puncak prestasinya bersama Semen Padang FC terjadi pada musim 2011/2012 saat berhasil mempersembahkan gelar juara Indonesian Premier League. Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah klub sekaligus mengukuhkan nama Nil Maizar sebagai salah satu pelatih terbaik Indonesia pada masanya.
Kesuksesan bersama Semen Padang FC kemudian mengantarkannya ke panggung yang lebih besar. Pada 2012, Nil dipercaya menangani Tim Nasional Indonesia. Penunjukan itu menjadikannya salah satu putra terbaik Sumatera Barat yang berhasil menduduki posisi pelatih kepala tim nasional.
Sepanjang karier kepelatihannya, Nil juga tercatat pernah menangani sejumlah klub besar Indonesia, seperti Persela Lamongan, Sriwijaya FC, PSMS Medan, hingga Dewa United FC. Pengalaman di berbagai klub tersebut semakin memperkaya kapasitasnya sebagai pelatih yang dikenal dekat dengan pemain dan memiliki kemampuan membangun kekompakan tim.
Meski telah berkiprah di berbagai daerah, hubungan emosional Nil Maizar dengan Semen Padang FC tidak pernah terputus. Klub kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu menjadi tempat ia tumbuh sebagai pemain, berkembang sebagai pelatih, dan meraih berbagai pencapaian penting sepanjang kariernya.
Karena itu, kembalinya Nil Maizar ke kursi pelatih bukan sekadar pergantian pelatih biasa. Keputusan tersebut juga dipandang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan sosok yang memahami kultur klub, karakter sepak bola Sumatera Barat, serta ekspektasi besar para pendukung Kabau Sirah.
Kini, di tengah tantangan kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 yang dikenal ketat dan kompetitif, Nil Maizar kembali memikul amanah untuk membawa Semen Padang FC kembali ke jalur prestasi.
Dengan pengalaman panjang, rekam jejak juara, serta ikatan kuat dengan klub, banyak pihak berharap kembalinya Nil dapat menjadi awal kebangkitan baru bagi Kabau Sirah dalam upaya meraih target promosi dan mengembalikan kejayaan Semen Padang FC di pentas sepak bola nasional.(rio)









