Lima Puluh Kota – Cuaca ekstrem yang silih berganti antara terik matahari dan hujan lebat tidak menyurutkan semangat personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0306/50 Kota. Sebanyak 121 personel gabungan terus bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat pembangunan di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (26/7/2026).
Personel gabungan tersebut terdiri dari 110 prajurit TNI, lima anggota Polri, serta enam warga setempat yang bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran fisik dan nonfisik program TMMD.
Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, mengatakan kondisi cuaca yang tidak menentu justru menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja maksimal agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Seluruh personel di lapangan terus bekerja maksimal mengejar target pengerjaan. Kami ingin manfaat dari program ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat secara berkesinambungan,” ujar Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata.
Hingga hari ke-11 pelaksanaan TMMD, sejumlah sasaran fisik menunjukkan progres yang terus meningkat. Penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter telah mencapai 92 persen. Sementara penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar tujuh meter telah mencapai 66 persen.
Selain itu, pemasangan pasangan batu jalan telah terealisasi 67,5 persen. Pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 54 persen, sedangkan pembangunan Tugu Kemanunggalan TMMD telah mencapai 43 persen.
Untuk pekerjaan gorong-gorong, progres saat ini berada di angka 25 persen dan akan menjadi salah satu fokus percepatan dalam beberapa hari ke depan, bersamaan dengan pengerasan jalan menggunakan material sirtu sepanjang 2.550 meter serta kegiatan pembersihan lingkungan.
Tak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, TMMD ke-129 juga berhasil menuntaskan berbagai program unggulan di bidang sosial dan ketahanan pangan. Program pengelolaan lahan ketahanan pangan seluas satu hektare telah selesai 100 persen.
Begitu pula dengan kegiatan penanganan stunting melalui pemberian paket makanan bergizi, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, pasar murah, penanaman pohon, serta donor darah yang seluruhnya telah rampung dilaksanakan.
Sementara itu, program TNI Manunggal Air Bersih terus dikebut dan kini telah mencapai progres 48 persen guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Pada sektor nonfisik, seluruh rangkaian penyuluhan kepada masyarakat telah terlaksana 100 persen. Materi penyuluhan mencakup bidang kesehatan, kebencanaan, keagamaan, ketahanan keluarga, pertanian, hukum, hingga wawasan kebangsaan yang melibatkan Dinas Kesehatan, BNPB, Kementerian Agama, BKKBN, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Politeknik Pertanian, serta Ajenrem 032/Wbr.
Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Satgas TMMD yang dinilai membawa perubahan besar bagi masyarakat di wilayahnya.
“Kehadiran TMMD memberikan harapan baru bagi warga jorong yang selama ini mendambakan akses jalan dan fasilitas yang layak untuk menopang perekonomian serta aktivitas sehari-hari,” kata Edison.
Melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, program TMMD ke-129 diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota.(rio)









