Kunjungan Mendes PDT di Kota Pariaman, Elzadaswarman: Payakumbuh Siap Jadi “Lilin Desa”

- Editor

Minggu, 5 April 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman — Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menghadiri kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, di Desa Cubadak Aia Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah terhadap pembangunan desa yang menyeluruh dan bermartabat.

Dalam sambutannya, Menteri Yandri membuka pidato dengan mengutip pernyataan bertenaga dari Proklamator RI, Muhammad Hatta: “Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa.”

Kutipan itu bukan sekadar hiasan retorika, melainkan menjadi fondasi arah kebijakan yang ia perjuangkan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan desa harus menyentuh aspek fundamental kehidupan masyarakat.

” Pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan sarana fisik, melainkan juga harus memperkuat nilai spiritual, pendidikan, serta pengembangan potensi generasi muda.” lanjut Menteri Yandri.

Menurutnya, model pembangunan yang mengintegrasikan masjid, pesantren, dan pengembangan bakat olahraga di tingkat desa harus menjadi percontohan nasional.

Baca Juga :  DPRD Payakumbuh Tegaskan Belum Bahas Ranperda Simplifikasi Tiga Perda, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas

Desa, tegasnya, bukan sekadar berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berprestasi.

“Saya melihat ini sebagai kolaborasi luar biasa. Ketika masjid, pesantren, dan olahraga disatukan, maka kita sedang membangun peradaban dari desa,” ujar Menteri Yandri.

Selain itu, ia mengungkapkan alasan intensitas kunjungannya ke Sumatera Barat. Menurutnya, daerah tersebut memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang berkontribusi besar terhadap pembangunan nasional, termasuk Muhammad Hatta dengan gagasannya tentang ekonomi kerakyatan dan demokrasi desa.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja Menteri Yandri yang dinilainya sangat inspiratif dan memberikan energi baru bagi para pemimpin daerah.

“Kunjungan kerja Pak Menteri ini bukan sekadar seremonial. Ada pesan yang dalam dan kuat bahwa pembangunan sejati dimulai dari desa, dari rakyat, dan untuk rakyat. Kami di Payakumbuh menyerap semangat ini sepenuhnya. Sebagai kota yang lahir dari budaya Minangkabau yang kaya, kami percaya bahwa kemajuan yang menggabungkan nilai spiritual dan pengembangan potensi generasi muda adalah jalan yang tepat. Gagasan Bung Hatta tentang cahaya lilin di desa itu relevan hingga hari ini, dan kami ingin Payakumbuh menjadi salah satu lilin itu,” ujar Elzadaswarman.

Baca Juga :  Reses Afviandi di Limbukan: Warga Keluhkan Irigasi Persawahan, Nasib TPA Masih Menggantung

Ia juga menambahkan konsep pembangunan terintegrasi yang menggabungkan nilai keagamaan, pendidikan, dan pembinaan generasi muda sejalan dengan visi pembangunan daerah.

“Kami melihat pendekatan ini sebagai strategi jangka panjang yang relevan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat desa sebagai basis kemajuan daerah,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota DPR RI Dapil II Sumbar Arisal Aziz, Wali Kota Pariaman Yota Balad, dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra. Menteri Yandri sendiri didampingi oleh Kepala BPSDM Kemendes PDT Agustomi Masik dan Kepala BPI Kemendes PDT Mulyadin Malik.(*)

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Sabtu, 19 September 2026 - 21:50 WIB

KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB