Komisi A DPRD Kota Payakumbuh Gelar RDP Bersama Pekerja Sosial Masyarakat

- Editor

Selasa, 22 April 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Komisi A DPRD Kota Payakumbuh menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Koordinator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari seluruh kelurahan se-Kota Payakumbuh. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 DPRD Kota Payakumbuh, Senin pagi (21/4/2025).

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi A Sri Joko Purwanto didampingi Koordinator Komisi A, Erlindawati, serta dihadiri oleh delapan anggota Komisi A yakni Sri Joko P, Irman Dt Sati, Boy Sandi, Firman Salasa, Capt. Harmen, Heri Iswandi, Irmaizar, dan Erlindawati sendiri. Sebanyak 50 orang PSM dturut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Sri Joko Purwanto menyampaikan pentingnya keberadaan PSM sebagai tokoh masyarakat yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa rapat kali ini bertujuan mendengar langsung aspirasi serta permasalahan yang dihadapi PSM dalam pelaksanaan tugas.

“Kami membutuhkan informasi dari Bapak dan Ibu sekalian terkait kebutuhan serta persoalan yang dihadapi di lapangan. Walaupun tidak semua bisa langsung mendapat solusi hari ini, kami berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan yang diterima,” ujar Ketua Komisi A tersebut.

Baca Juga :  Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres 50 Kota Resmi Sandang Pangkat AKP, Puluhan Personel Terima Kenaikan Pangkat

Koordinator Komisi A, Erlindawati, dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh PSM dan mendorong agar semua menyampaikan masukan demi perbaikan layanan sosial di Kota Payakumbuh.

Sejumlah perwakilan PSM menyampaikan berbagai keluhan, di antaranya terkait pemangkasan anggaran, minimnya tali asih, keterbatasan fasilitas kerja, dan penanganan masalah sosial seperti anak punk serta masalah pendidikan. Retno Febri Rastuti dari Kelurahan Tanah Mati mempertanyakan penanganan anak punk yang belum tuntas serta pengurangan anggaran PSM. Sementara Purwanti dari Kelurahan Nunang Daya Bangun berharap adanya bantuan modal usaha dan pengembalian tali asih yang pernah diterima.

Hasra Nika menyampaikan harapannya agar anggota DPRD lebih objektif dalam menerima laporan masyarakat terkait kinerja PSM.

“Kami berharap ada penelusuran terhadap persoalan yang terjadi, bukan serta merta menyalahkan kami,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A, Heri Iswandi Dt Muntiko Alam, menyatakan pentingnya RDP sebagai wadah mendengarkan keluhan PSM. Ia mengusulkan agar RDP serupa digelar secara berkala setiap enam bulan. Firman Salasa menambahkan, pentingnya verifikasi data terkait permasalahan sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Didaulat Menjadi Anggota Kehormatan VAC Indonesia, Kapolres Payakumbuh Sampaikan Pesan Kamtibmas

Sementara itu, Capt. Harmen, M.Mar, menyatakan pihaknya akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan PSM melalui pembicaraan dengan dinas terkait. “Kami akan berusaha mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan Bapak dan Ibu semua,” katanya.

Anggota Komisi A lainnya, Sri Joko P, menekankan perlunya dasar hukum terkait pemberian tali asih, sementara Boy Sandi menyatakan dukungannya untuk pengadaan seragam bagi seluruh PSM Kota Payakumbuh.

Sebagai penutup, Erlindawati menyampaikan bahwa pengurangan anggaran bukan disengaja, melainkan akibat kebijakan pemerintah pusat.

“Kami memahami keresahan yang disampaikan. Masukan dari Bapak dan Ibu akan kami tindaklanjuti untuk dicarikan jalan keluar bersama,” ujarnya.

Rapat ditutup dengan kesimpulan bahwa seluruh keluhan dan usulan dari PSM akan diupayakan untuk ditindaklanjuti dan dicari solusinya melalui koordinasi lintas sektor.

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terbaru