In Dragon, Pembunuh dan Pemerkosa Gadis Penjual Gorengan Segera Disidang

- Editor

Jumat, 17 Januari 2025 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumbar menggelar konferensi pers terkait kelanjutan kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan bernama Nia Kurnia Sari (18) di Padang Pariaman. [foto: SI]

Polda Sumbar menggelar konferensi pers terkait kelanjutan kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan bernama Nia Kurnia Sari (18) di Padang Pariaman. [foto: SI]

Padang, — Setelah berkas acara pemeriksaan dinyatakan lengkap, Polda Sumbar melimpah tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan bernama Nia Kurnia Sari (18) di Padang Pariaman, ke Kejaksaan.

Dalam kasus ini, tersangka yakni Indra Septiarman (26) atau dikenal dengan panggilan In Dragon. In Dragon membunuh dan melakukan pemerkosaan terhadap Nia saat korban menjajakan dagangan gorengan. Jasad korban lalu dikubur.

“Berkat kerja keras penyidik Polda Sumbar dan penyidik Polres Padang Pariaman dan ini tentunya juga dibantu masyarakat, hasil penyidikan dinyatakan sudah lengkap mendasari surat Kejaksaan Negeri Padang Pariaman,” ungkap Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta saat konferensi pers, Kamis (16/1/2025).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Mapolda Sumbar itu, tampak In Dragon turut dihadiri. Ia terlihat tertunduk dengan memakai baju tahanan sembari diborgol.

Baca Juga :  Erlindawati : Pandangan Umum Terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun 2025 Merupakan Kontrol Politik

Gatot menyebutkan tersangka disangkakan pasal berlapis. Di antaranya pasal pembunuhan berencana dan pemerkosaan.

“Tersangka Indra atau In Dragon melanggar pasal 340 KUHP, 338 KUHP, pasal 6 huruf p Undang-undang Nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, pasal 285 KUHP,” ucap Gatot.

Setelah dinyatakan berkas perkara lengkap, kata Gatot, penyidik langsung menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Padang Pariaman.

“Hari ini juga penyidik akan menyerahkan tahap kedua, menyerahkan tersangka dengan 15 item barang bukti untuk selanjutnya digunakan sebagai barang bukti di persidangan,” bebernya.

Kasus pembunuhan dan pemerkosaan Nia ini cukup menghebohkan. Jasadnya ditemukan terkubur kurang dari kedalaman satu meter.

Baca Juga :  Erlindawati Buka Puasa Bersama Pengurus, DPC PKB Payakumbuh Matangkan Konsolidasi Menuju Muscab 2026

Nia sehari-hari memang sebagai pedagang gorengan keliling di kampungnya. Ia menjajakan dagangan dengan membawa baki nampan.

Pada 6 September 2024, Nia tak kunjung pulang usai berdagang gorengan. Pencarian pun dilakukan warga dan tim gabungan, hingga ia ditemukan tewas terkubur, 8 September 2024.

Posisi jasad Nia tertelungkup dengan tangannya diikat dan kondisinya tanpa busana. Polisi melakukan penyelidikan dan diketahui gadis malang ini dibunuh dan diperkosa oleh In Dragon.

Proses pengerjaan dan penangkapan tersangka dilakukan selama 11 hari hingga masuk ke dalam hutan. Akhirnya, tersangka ditemukan bersembunyi di rumah kosong milik warga.

In Dragon dikepung warga dan penangkapannya berlangsung dramatis. Ia lari ke atas plafon, sementara di luar rumah, ratusan warga sudah mengepungnya. (*)

Berita Terkait

Kecelakaan Maut PNS Payakumbuh di Dharmasraya, Disiplin Jam Kerja Ikut Jadi Pertanyaan
Firdaus Pimpin Team 212 FC Asal Padang Pariaman di Tigo Kayo Cup I, Targetkan Penampilan Maksimal
Tragedi Puncak Robo dan Alarm Keras bagi Pemkab Limapuluh Kota: Pariwisata Bukan Sekadar Promosi
Emas Pertama Gulat Sawahlunto Dibayar Air Mata Juan Bachdim, Sang Ayah Berpulang Saat Bertanding
Kilau Medali di Leher Para Juara, Anandya Dipo Pratama Apresiasi Atlet Akuatik Porprov XVI
Tenis Meja Payakumbuh Tantang Dharmasraya di Final Porprov Sumbar
Nayya Ayudia Khansa Jadi Mesin Emas, Antarkan Panahan Payakumbuh Juara Umum Porprov Sumbar
Beni Murdani Apresiasi Emas Pertama Limapuluh Kota, Adelia Darmawati Ukir Prestasi di Taekwondo

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kecelakaan Maut PNS Payakumbuh di Dharmasraya, Disiplin Jam Kerja Ikut Jadi Pertanyaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Firdaus Pimpin Team 212 FC Asal Padang Pariaman di Tigo Kayo Cup I, Targetkan Penampilan Maksimal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Tragedi Puncak Robo dan Alarm Keras bagi Pemkab Limapuluh Kota: Pariwisata Bukan Sekadar Promosi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Emas Pertama Gulat Sawahlunto Dibayar Air Mata Juan Bachdim, Sang Ayah Berpulang Saat Bertanding

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Kilau Medali di Leher Para Juara, Anandya Dipo Pratama Apresiasi Atlet Akuatik Porprov XVI

Berita Terbaru