Bupati Safni Salurkan Bantuan Perikanan, Bangkitkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana

- Editor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA, Lipsus – Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan pada lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga dapat memukul sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, pemulihan pascabencana harus menyentuh sektor ekonomi agar masyarakat terdampak dapat kembali bekerja dan produktif.

Komitmen tersebut ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana (sarpras) perikanan kepada 12 kelompok perikanan terdampak bencana.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, di Kantor Camat Bukik Barisan.

Penyaluran bantuan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan usaha masyarakat, khususnya para pelaku budidaya perikanan yang terdampak bencana.

Adapun bantuan yang diberikan berupa benih ikan, pakan ikan, serta berbagai peralatan penunjang kegiatan budidaya perikanan.

Bagi pemerintah daerah, dukungan tersebut tidak semata-mata merupakan bantuan pascabencana, tetapi juga menjadi stimulus agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali bergerak.

Bupati Safni Sikumbang berharap bantuan yang diberikan mampu membantu para pelaku budidaya kembali menjalankan aktivitas usaha sekaligus mendorong pengembangan usaha perikanan agar terus tumbuh dan berkembang.

Menurutnya, pemulihan masyarakat harus diarahkan pada upaya mengembalikan produktivitas dan kemandirian ekonomi. Dengan kembali berjalannya usaha budidaya, masyarakat diharapkan dapat kembali memperoleh penghasilan dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota, Mohd. Siswanto, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjalankan arahan Bupati untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Menurut Siswanto, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan memulihkan infrastruktur yang rusak. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan usaha dan memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan.

“Arahan Bupati sangat jelas, masyarakat terdampak bencana harus segera dibantu agar kembali produktif. Karena itu, bantuan ini kita arahkan bukan sekadar untuk mengganti sarana yang terdampak, tetapi menjadi pengungkit agar usaha perikanan kembali berjalan, produksi meningkat, dan ekonomi masyarakat segera pulih,” tegas Siswanto.

Baca Juga :  Yuliansof PKB Gelar Sekolah Kader Perubahan

Ia mengatakan, sektor perikanan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, bantuan yang disalurkan kepada kelompok penerima diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat dikelola menjadi modal untuk menghidupkan kembali sekaligus mengembangkan usaha.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya kembali ke kondisi sebelum bencana, tetapi mampu bangkit lebih kuat. Pemerintah hadir untuk membuka jalan pemulihan, sementara keberlanjutan usaha harus kita bangun bersama melalui pengelolaan yang baik, peningkatan produksi, dan pengembangan usaha perikanan,” ujarnya.

Siswanto menambahkan, Dinas Perikanan akan terus mendorong kelompok penerima agar memanfaatkan bantuan secara optimal. Benih, pakan, dan peralatan yang diberikan diharapkan mampu mempercepat dimulainya kembali siklus produksi.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi dari kemampuan kelompok untuk kembali berproduksi dan menghasilkan pendapatan.

“Target kita sederhana tetapi penting: masyarakat terdampak kembali berusaha, produksi kembali bergerak, pendapatan kembali tumbuh, dan sektor perikanan semakin kuat sebagai penopang ekonomi masyarakat Lima Puluh Kota,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Bukik Barisan, Erinaldi, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya kelompok pembudidaya ikan yang terdampak bencana.

Menurutnya, bantuan sarana dan prasarana perikanan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi setelah bencana. Pasalnya, sebagian masyarakat terdampak tidak hanya mengalami kerusakan sarana usaha, tetapi juga kehilangan kemampuan untuk kembali memulai aktivitas produksi secara mandiri.

Baca Juga :  HUT TNI dan PMI ke 80, Kodim 0306/50 Kota Bersama PMI Kabupaten 50 Kota Gelar Baksos Donor Darah dan pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lima Puluh Kota dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kami. Bantuan ini tentu menjadi semangat baru bagi kelompok perikanan untuk kembali bangkit dan menjalankan usaha mereka,” ujar Erinaldi.

Ia mengatakan, Kecamatan Bukik Barisan merupakan salah satu wilayah yang masyarakatnya menggantungkan sumber penghasilan dari berbagai sektor produktif, termasuk pertanian dan perikanan. Karena itu, pemulihan usaha masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan kehidupan warga secara keseluruhan.

Erinaldi berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh kelompok penerima. Menurutnya, keberlanjutan usaha menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, kelompok usaha, dan masyarakat.

“Bantuan ini jangan hanya dilihat sebagai bantuan untuk hari ini. Kita berharap ini menjadi modal awal bagi masyarakat untuk kembali berproduksi, meningkatkan usaha, dan secara perlahan memperkuat kembali perekonomian keluarga,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“Kami di tingkat kecamatan tentu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait. Harapan kita, masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit, kembali produktif, dan memiliki semangat untuk membangun usaha yang lebih kuat dari sebelumnya,” pungkas Erinaldi.

Penyaluran bantuan kepada 12 kelompok perikanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa pemulihan.

Melalui penguatan sektor produktif seperti perikanan, pemerintah daerah berupaya mengubah fase pascabencana dari sekadar pemulihan kerusakan menjadi momentum untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat serta membangun usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.(rio)

Berita Terkait

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu
HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan
Sampah Tutupi Jalan di Tigo Balai, Warga Hadang Truk: 19 Tahun Menunggu, Janji TPST Tak Kunjung Terwujud

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:11 WIB

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 17:18 WIB

Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Selasa, 3 November 2026 - 12:18 WIB

Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Berita Terbaru