Bupati Safni dan Wabup Rito Tegaskan: ‘Kalau Ada Money Politik, Laporkan, Kami Tindak Langsung

- Editor

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota, –Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menyampaikan sinyal keras kepada seluruh jajaran masyarakat jika tidak ada ruang untuk dagang jabatan di pemerintahannya. Pernyataan ini dilontarkan Bupati dan Wabup di hadapan sejumlah masyarakat yang menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Sarilamak, Bukik Limau, Rabu, (14/05/2025).

“Saya bersama Wakil Bupati semata-mata ingin mengucurkan keringat demi membangun Kabupaten Lima Puluh Kota, bukan buat bagi-bagi jabatan, apalagi kalau pakai embel-embel duit. Nggak ada cerita begitu di masa saya. Siapa yang coba-coba, kami tindak langsung,” tegasnya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres 50 Kota Amankan Pelaku Persetubuhan Anak, Aksi Dilakukan Berulang

Pernyataan itu bukan tanpa sebab. Di kalangan masyarakat soal praktik jual-beli jabatan udah lama beredar. Banyak yang bilang, jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa ‘diatur’ asal setoran cocok. Isu ini selalu muncul setiap menjelang rotasi atau pasca-pelantikan kepala daerah.

Tapi pasangan Bupati Safni dan Wabup Rito ingin memutus rantai itu sejak awal. Ia bilang, jabatan harus jadi hasil dari kerja keras dan prestasi, bukan hasil dari ‘transfer’ di bawah meja.

Baca Juga :  Bupati Safni Sampaikan RPP APBD 2024, Anggota DPRD Minta Bagikan LHP BPK-RI atas LKPD 2024

“Saya nggak mau punya kepala dinas yang sibuk mikirin balikin modal karena udah keluar duit pas mau naik jabatan. Kita butuh orang kerja, bukan orang cari untung, harus memiliki inovasi dan gagasan demi membangun Lima Puluh Kota,” katanya lagi. (*).

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru