Bupati dan Wabup Limapuluh Kota Tutup Alek Bakajang: Tradisi Lokal yang Melaju ke Pentas Nasional

- Editor

Senin, 7 April 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota – Bupati Limapuluh Kota H. Safni bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha resmi menutup rangkaian kegiatan Alek Bakajang di Nagari Gunuang Malintang pada Senin (7/4/2025). Tradisi budaya yang telah berlangsung sejak 3 April ini disambut antusias oleh masyarakat dan menjadi magnet wisata tahunan yang kian diperhitungkan secara nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Safni menegaskan bahwa Alek Bakajang bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi warisan budaya bernilai tinggi yang kini telah mendapat pengakuan di tingkat nasional.

“Tradisi Bakajang ini bukan hanya event lokal. Kita bersyukur, Bakajang masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API Awards) tahun 2021 dan berhasil meraih Juara 1 untuk kategori Atraksi Budaya Terpopuler. Bahkan, telah tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa prestasi tersebut menjadi dorongan untuk terus menggali potensi pariwisata daerah. Bupati juga mengapresiasi kerja keras panitia dan masyarakat Gunuang Malintang atas suksesnya gelaran tahun ini.

Baca Juga :  Wabup Ahlul Badrito Resha  Apresiasi Pembentukan IK Gonjong Limo D.I Yogyakarta 

“Tradisi Bakajang telah memberikan dampak ekonomi yang luas: UKM tumbuh, ekonomi kreatif menggeliat, dan menciptakan perputaran ekonomi masyarakat. Ini harus dilestarikan secara turun-temurun,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, lanjut Safni, berkomitmen mendorong promosi event budaya seperti Bakajang agar menarik kunjungan wisatawan, tidak hanya dari dalam daerah dan perantauan, tetapi juga dari luar provinsi. Ia juga mendorong agar Bakajang menjadi sentra wisata untuk Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Kapur IX.

Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, dalam sambutannya berharap agar Pemkab dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung keberlanjutan kegiatan Bakajang.

“Tradisi ini sudah menjadi kebanggaan masyarakat Gunuang Malintang dan bahkan nasional. Dukungan anggaran sangat penting untuk mempertahankan eksistensinya,” ucap Doni.

Baca Juga :  Gugatan Rusdi Kandas, PN Tanjung Pati Tolak Klaim Penyerobotan Tanah oleh Syamsul Mikar

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Pangkalan H. Candra juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan partisipasi masyarakat.

Walinagari Pangkalan, Wido Putra, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berkontribusi menyukseskan Alek Nagari tahun ini.

Turut hadir dalam penutupan Alek Bakajang, Asisten I Pemprov Sumbar, Ahmad Zakri, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, SH., M.Si, Dandim 0306/50 Kota, Letkol (Inf) Ucok Namara, S.IP, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, SH., S.IK, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota dan Ketua TP-PKK Limapuluh Kota, Asra Yanti Safni.

Dengan suksesnya Alek Bakajang tahun ini, masyarakat dan pemerintah berharap tradisi ini bisa terus lestari dan menjadi ikon budaya serta destinasi unggulan pariwisata Limapuluh Kota.(*)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru