Bencana Banjir dan Longsor, Bupati Safni Sikumbang Instruksikan OPD Harus Terjun Langsung dan Jangan Sampai Masyarakat Terlantar

- Editor

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang, — Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor. Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang yang tengah mengikuti Retret bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha di Magelang telah menginstruksikan jajarannya untuk segera terjun ke sejumlah nagari yang tertimpa musibah.

Sebelumnya pasca hujan lebat dari hari Rabu dan Kamis, (26-27 Februari 2025) mengakibatkan terputusnya akses jalan, terendamnya puluhan rumah dan ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Kapur IX, Pangkalan, Harau, dan Bukit Barisan. Tidak hanya itu, bencana longsor juga sempat memutus akses jalan nasional yang menghubungkan Padang-Pekanbaru tepatnya di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan.

“Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait khususnya BPBD untuk mengambil langkah atau tindakan cepat untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana banjir dan longsor. Jangan sampai masyarakat terlantar dan berikan pelayanan terbaik. Segera berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, dan sejumlah OPD terkait untuk membantu masyarakat.” ucap Bupati Safni didampingi Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha ketika diwawancara Humas Diskominfo, Jum’at pagi, (28/02/2025).

Baca Juga :  Rugikan Negara milyaran Rupiah, Embung Talago Sejak Selesai Dibangun tak Berpungsi

Tidak hanya itu, Bupati Safni Sikumbang meminta instansi terkait seperti PUPR, Sosial, Baznas, Pemerintah Nagari untum segera mendata korban yang terkena musibah maupun fasilitas umum dan infrastruktur yang terdampak bencana. “Kita ingin seluruhnya terdata, itu akan jadi acuan kedepannya untuk mengambil kebijakan,” pungkas Bupati Safni.

Sebelumnya Kalaksa BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol menyebutkan ia telah melaporkan terjadinya bencana longsor dan Banjir di Kabupaten Limapuluh Kota melalui pesan singkat kepada Bupati.

Baca Juga :  Pemerintah Limapuluh Kota Kukuhkan Satgas Saber Pungli dan Luncurkan Gerakan Antikorupsi

”Tadi sudah laporkan bencana ini kepada Bapak Bupati dan Bapak Sekda. Beliau memerintahkan kita bekerja maksimal untuk penanganan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.” tuturnya.

Sesuai arahan Bupati, Rahmadinol juga turun langsung untuk memantau kondisi terkini di Jorong Aia Putiah Nagari Sarilamak Kecamatan Harau yang terdampak Banjir.

Beberapa sungai yang melupakan akibat tingginya intensitas hujan yang turun, yakni di Batang Nenan, Batang Manggilang, Batang Sinipan di Jorong Aia Putiah Nagari Sarilamak dan Sungai Batang Kapur Kociak di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX.

Antisipasi dampak yang lebih besar, Rahmadinol menghimbau warga untuk mengungsi ketempat yang aman serta menjauh dari aliran sungai maupun tebing atau bukit yang rawan longsor. (*).

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru