Anggota Dewan, Siska Minta Pemda Limapuluh Kota Ubah Jorong Buluh Kasok Jadi Nagari Penyangga IKK

- Editor

Minggu, 14 September 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarilamak || Anggota DPRD Limapuluh Kota, dari Fraksi PDI-P, Siska meminta kepada Bupati Limapuluh Kota untuk memperjuangkan Jorong Buluh Kasok menjadi Nagari sendiri dan sebagai penyangga Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak.

“Jorong Buluh Kasok sudah seharusnya menjadi nagari sendiri. Agar pelayanan Publik dapat berjalan baik. Wali Nagari dan Bamus Sarilamak mesti tanggapi ini serius.” terang Siska Anggota DPRD Limapuluh Kota, dari Partai PDI Perjuangan Rabu, 10 Sept 2025 lalu.

Nagari Sarilamak Sangat luas. lagi pula Sarilamak merupakan Pusat Ibu kota Kabupaten Limapuluh kota (IKK) terdiri dari Lima jorong yaitu jorong Purwajaya, jorong Sarilamak (sebagai pusat pemerintahan Nagari) jorong Ketinggian, jorong Air Putih dan jorong Buluh Kasok.

“Ini akan membuat pelayanan dan pembangunan IKK akan sulit untuk seimbang karena Jorong Buluh Kasok sangat jauh terpisah. Jorong ini berada di sela bukit barisan yang berbatasan langsung dengan Kampar Kiri propinsi Riau,” tambah Bu Dewan yang selalu memperhatikan kondisi masyarakat ini.

“Kasihan kita melihat masyarakat dari Buluh Kasok. Untuk sampai ke Kantor Wali Nagari di Sarilamak, mereka harus menempuh belasan Kilometer. Bahkan dari ujung Jorong ada yang sampai 20 km lebih baru sampai ke kantor wali nagarinya. ini sangat menyulitkan masyarakat,” tegas Bu Siska.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Mungka, Tiga Rumah dan Enam Kendaraan Hangus, Satu Warga Luka Bakar

Hal Senada juga disampaikan oleh A.E Dt. Pangulu Rajo. Kondisi jalan yang sempit dan di lereng bukit, rawan kecelakaan dan di dalam jorong juga masih jalan tanah tanpa pengerasan. Kesenjangan pembangunan tentu terjadi di Nagari Pusat Ibukota Kabupaten (IKK) Sarilamak.

Sedangkan jorong jorong lain di Sarilamak semua berada satu jalur, yaitu di jalan lintas Sumbar Riau. Dan jarak satu jorong ke jorong lain sangat dekat. Bahkan untuk mencapai ke empat jorong itu mulai dari Purwajaya, Sarilamak, Jorong Ketinggian sampai ke jorong air putih hanya butuh waktu beberapa menit. Membangunnya tentu sangat mudah. Krn daerah ini di jalur Lintas Sumbar Riau.

“Berbeda dengan Buluh Kasok. Sinyal hp saja disini payah. Sedangkan penduduknya cukup banyak. Sekarang lebih dari 1100 orang. Dengan jumlah 500 KK lebih,” tambah AE Dt Rajo Pangulu menjelaskan.

Ia mengatakan sekarang anak anak untuk pergi sekolah dari Parantian Rajo mesti menempuh jalan tanah sepanjang 6 km. Jika musim panas jalannya penuh debu. Dan dimusim hujan mereka bergelimang lumpur.

Baca Juga :  Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H Oleh Wahyudi Thamrin,SH.MH.

“Katanya ini Ibukota Kabupaten. Tapi tidak ada sinyal hp. Jalannya tidak layak tempuh. Berurusan sulit, Apakah ini cerminan sebuah Ibukota Kabupaten? Ribuan masyarakat di pusat ibukotanya mendapatkan pelayanan sulit.” kata salah seorang Ninik mamak Jorong Buluh Kasok yang enggan namanya di tulis.

Bicara luas wilayah, luas jorong Buluh Kasok mungkin Setara dengan luas ke empat jorong yang lain di nagari Sarilamak jika disatukan.

“Sudah sepantasnya jorong Buluh Kasok mekar dari Nagari induknya di Sarilamak. Agar masyarakatnya lebih mandiri dan tidak lagi menjadi jorong yang miskin dan sulit pelayanan. ini akan berefek kepada nama baik Kabupaten kita. Karena pembangunan di nagari IKK tidak seimbang,” jelasnya.

Ia berharap kepada Bupati Limapuluh kota H Safni Sikumbang Dan Ahlul Badrito SH sebagai Wakil Bupati serta semua wakil Rakyat di DPRD Limapuluh kota.

“Semoga pada periode kepemimpinan era sekarang, cita cita masyarakat Buluh Kasok dapat terwujud. Visi Misi daerah juga berjalan baik,” tutup Harnopen salah seorang pemuka masyarakat jorong Buluh Kasok.(rdk)

Berita Terkait

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu
HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan
Sampah Tutupi Jalan di Tigo Balai, Warga Hadang Truk: 19 Tahun Menunggu, Janji TPST Tak Kunjung Terwujud
Sampah Timbun Badan Jalan hingga 30 Meter, Warga Tigo Balai Pertanyakan Perhatian DLH dan Pemkab Lima Puluh Kota
HUT ke-62 Partai Golkar, DPD Golkar Lima Puluh Kota Santuni Panti Jompo dan Panti Asuhan
Ubetra Syandra Terpilih sebagai Ketua Dekopinda Lima Puluh Kota Periode 2026–2031

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 3 November 2026 - 12:18 WIB

Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Senin, 2 November 2026 - 13:02 WIB

HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Sampah Timbun Badan Jalan hingga 30 Meter, Warga Tigo Balai Pertanyakan Perhatian DLH dan Pemkab Lima Puluh Kota

Berita Terbaru