LIMA PULUH KOTA – Proyek rehabilitasi ruang kelas SDN 02 Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, saat ini tengah berlangsung. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Ulakten tersebut ditargetkan rampung tepat waktu sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pengerjaan proyek terlihat berjalan. Pihak kontraktor menyatakan terus mengoptimalkan pekerjaan dengan memperhatikan kualitas dan mutu bangunan agar hasil rehabilitasi dapat memberikan kenyamanan serta keamanan bagi siswa dan tenaga pendidik.
Perwakilan CV Ulakten, Erlan Kamarlis, menyampaikan bahwa pihaknya optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami terus memacu produktivitas pekerja di lapangan tanpa mengesampingkan aspek kualitas. Hingga saat ini, pekerjaan berjalan tanpa kendala berarti. Kami menargetkan rehabilitasi ruang kelas ini selesai 100 persen tepat waktu,” ungkap Erlan, Selasa (3/11/2026).
Proyek rehabilitasi ruang kelas tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Lima Puluh Kota dengan nilai kontrak sebesar Rp471.564.488.
Erlan menegaskan, pelaksanaan pekerjaan tetap berpedoman pada item dan spesifikasi teknis yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Menurutnya, besarnya anggaran yang dialokasikan harus diiringi dengan tanggung jawab dalam menghasilkan bangunan yang berkualitas dan sesuai perencanaan.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan item yang tercantum dalam RAB, dengan tetap memperhatikan standar mutu dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan orang tua murid turut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas tersebut. Mereka berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung di ruang kelas yang lebih layak dan nyaman.
Dengan adanya rehabilitasi ini, diharapkan fasilitas pendidikan di SDN 02 Sialang semakin representatif dan mampu menunjang peningkatan kualitas proses belajar mengajar di Kecamatan Kapur IX.
Ketepatan waktu, kesesuaian spesifikasi, serta kualitas hasil pekerjaan menjadi hal penting yang diharapkan masyarakat dari pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggaran daerah tersebut.(rio)









