Kabut Asap Makin Pekat, Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh Fitrayanto Minta Sekolah Perketat Perlindungan Siswa

- Editor

Selasa, 8 September 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Kabut asap yang dalam beberapa hari terakhir semakin pekat dan menyelimuti wilayah Kota Payakumbuh mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Fitrayanto, SE. Ia meminta seluruh satuan pendidikan meningkatkan langkah perlindungan terhadap peserta didik guna meminimalkan dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan.

Menurut Fitrayanto, kondisi kualitas udara yang memburuk harus menjadi perhatian bersama, terutama bagi sekolah yang menjadi tempat beraktivitasnya anak-anak dalam jumlah besar setiap hari.

“Kesehatan dan keselamatan siswa harus menjadi prioritas. Kami meminta pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat langkah-langkah perlindungan bagi peserta didik, terutama apabila kondisi kabut asap semakin pekat,” kata Fitrayanto, Selasa (8/9/2026).

Ketua Komisi C DPRD Kota Payakumbuh itu mengatakan pihak sekolah perlu menyesuaikan aktivitas belajar mengajar dengan kondisi lingkungan dan kualitas udara. Kegiatan di luar ruangan, terutama aktivitas fisik dan olahraga, menurutnya perlu menjadi perhatian khusus apabila kabut asap dinilai dapat membahayakan kesehatan siswa.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selain itu, sekolah juga diminta untuk mengingatkan para siswa agar menggunakan masker saat diperlukan serta menjaga kondisi kesehatan selama berada di lingkungan sekolah maupun dalam perjalanan.

“Sekolah harus aktif memberikan informasi dan imbauan kepada siswa serta orang tua. Jangan sampai anak-anak tetap dipaksakan mengikuti aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara tidak memungkinkan,” ujarnya.

Fitrayanto juga mendorong adanya koordinasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pihak terkait lainnya dalam memantau perkembangan kondisi kabut asap di Kota Payakumbuh.

Menurutnya, pemerintah daerah harus menyiapkan langkah antisipasi yang jelas dan terukur apabila kondisi kabut asap terus memburuk. Informasi mengenai kondisi udara dan imbauan kesehatan harus disampaikan secara cepat kepada masyarakat agar dapat menjadi pedoman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Perlu ada koordinasi yang kuat antarinstansi. Jika kondisi udara semakin memburuk, pemerintah harus segera mengambil langkah yang diperlukan berdasarkan perkembangan dan rekomendasi dari instansi terkait,” katanya.

Baca Juga :  Hasil Verifikasi PWI Sumbar: Tiga Calon Ketua PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Lolos Administrasi

Politisi tersebut juga mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak, terutama apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya yang dapat dipicu oleh paparan asap.

Ia berharap seluruh pihak dapat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, khususnya terhadap kelompok rentan seperti anak-anak.

“Anak-anak merupakan kelompok yang harus kita lindungi bersama. Kami berharap sekolah, orang tua, dan pemerintah dapat saling berkoordinasi untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan para siswa,” tutup Fitrayanto.

Hingga Selasa (8/9/2026), masyarakat Kota Payakumbuh diimbau untuk terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan instansi terkait.(rio)

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terbaru