BPBD Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan, 128 Relawan Dibekali Mitigasi Bencana

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dengan menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, sehari setelah pelaksanaan Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Staf Ahli Erizon, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi potensi bencana.

“Pelatihan ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan. Bencana tidak memiliki jadwal dan bisa terjadi kapan saja, sehingga masyarakat harus siap,” ujar Erizon saat membuka kegiatan di Aula Kantor Bersama Padang Kaduduak, Senin (27/04/2026).

Ia menekankan pentingnya peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Linmas, dan relawan sebagai garda terdepan dalam situasi darurat. Menurutnya, mereka perlu dibekali pengetahuan mulai dari pencegahan hingga penanganan awal saat bencana terjadi.

“Kita berkumpul hari ini karena memilih untuk bersiap demi keselamatan. Ketika bencana datang di tengah malam, saat warga panik dan akses terputus, merekalah yang pertama hadir,” tegasnya.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Tim Bidlabfor Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar Lakukan Olah TKP Kebakaran Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh

Erizon juga mengingatkan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Payakumbuh, Devitra, menyebutkan pelatihan ini diikuti oleh 128 peserta yang terdiri dari pengurus LPM, Linmas, dan relawan dari berbagai wilayah.

“Ini bagian dari implementasi Standar Pelayanan Minimal sekaligus tindak lanjut arahan wali kota agar program yang langsung menyentuh masyarakat segera dijalankan,” kata Devitra.

Ia menambahkan, pelatihan ini mencakup sosialisasi, edukasi, serta simulasi agar masyarakat benar-benar siap menghadapi bencana, khususnya di wilayah rawan.

Selain itu, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang—salah satu kejadian yang sering terjadi di Payakumbuh.

Baca Juga :  PWI Sumbar Anugerahi Kapolres 50 Kota Penghargaan Transparansi Publik

“Kami mengimbau warga untuk memangkas atau menebang pohon yang sudah tua dan lapuk guna menghindari kerugian,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Devitra bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Arman Riska, turut menjadi narasumber. Ia menyampaikan materi bertema “Pencegahan dan Mitigasi Bencana dari Perspektif Islam”.

Selain itu, BPBD Provinsi Sumatera Barat menghadirkan Rahmi, ST yang memberikan materi terkait kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana likuifaksi.

Salah seorang peserta, Anton dari LPM Padang Tangah Balai Nan Duo, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pelatihan serupa dapat diperluas hingga tingkat kelurahan.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut hingga ke tingkat kelurahan, termasuk pembekalan menghadapi bencana sosial,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terbaru