Padang || Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu perhatian publik setelah menampilkan dugaan aksi perundungan yang terjadi di salah satu SMA di Padang. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, korban disebut mengalami depresi hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa.
Video itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok pada Senin (6/4/2026), lalu dengan cepat menyebar dan dibagikan oleh berbagai akun lainnya. Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, terlihat empat pelajar pria mengenakan seragam putih abu-abu yang diduga sebagai pelaku perundungan. Lokasi kejadian tampak berada di lingkungan sekolah.
Terdengar suara dalam video yang menyebut dan memperlihatkan wajah para terduga pelaku. Narasi dalam unggahan itu juga menyebutkan bahwa korban mengalami tekanan psikologis serius akibat perlakuan tersebut.
“Perundungan dan pengancaman kepada anak kami, anak kami mengalami depresi dan dirawat di RSJ akibat perlakuan empat orang ini,” demikian keterangan yang tertulis dalam video yang beredar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun kebenaran dari klaim yang beredar dalam video tersebut. Pihak berwenang di Padang disebut masih dalam proses penelusuran dan pengumpulan informasi.
Kasus ini pun memicu keprihatinan publik serta kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aksi perundungan di lingkungan pendidikan, yang dapat berdampak serius pada kondisi mental korban.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak sekolah dan instansi terkait masih terus dilakukan.(rio)









