Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota || Wali Nagari Galugua, Wendriadi, menyampaikan langsung aspirasi masyarakat kepada Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya yang masih tertinggal.

Dalam pertemuan tersebut, Wendriadi mengungkapkan bahwa Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, hingga kini masih tergolong daerah tertinggal, terluar, dan terisolir (T3). Hal ini disebabkan oleh kondisi jalan sepanjang kurang lebih 20 kilometer yang masih berupa tanah dan belum tersentuh pengaspalan.

Ruas jalan yang menghubungkan Pangkalan Koto Baru–Galugua tersebut mengalami kerusakan parah di sejumlah titik. Saat musim hujan, akses menjadi sulit dilalui bahkan sering terputus akibat banjir, sehingga menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sekitar 2.600 warga.

Menanggapi hal tersebut, Andre Rosiade langsung merespons dengan menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Barat agar ruas jalan tersebut dapat segera dimasukkan dalam program perbaikan. Ia juga meminta agar, jika belum teranggarkan, segera diusulkan ke Kementerian PUPR.

Baca Juga :  Bupati Limapuluh Kota Terbitkan SE Hentikan Aktivitas Kantor Saat Adzan: Wujud Kepedulian terhadap Keagamaan

Andre turut mengajak Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni, bersama jajaran DPRD dari Fraksi Gerindra untuk bersinergi memperjuangkan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Mari kita sama-sama berjuang untuk masyarakat. Ini kebutuhan dasar yang harus segera ditangani,” ujar Andre.

Selain persoalan jalan, masyarakat Galugua juga mengusulkan pembangunan tower BTS guna memperlancar akses komunikasi di daerah tersebut yang hingga kini masih terbatas jaringan.

Wendriadi menjelaskan, kondisi jalan yang rusak parah bahkan membuat kendaraan biasa tidak dapat melintas di beberapa titik. Warga harus menggunakan kendaraan double gardan (4×4) untuk bisa melewati jalur tersebut.

Ia berharap perbaikan jalan dapat menjadi prioritas pada tahun 2026 hingga 2027, mengingat ruas tersebut belum pernah mendapatkan pengaspalan secara menyeluruh, hanya perbaikan terbatas berupa rabat beton di beberapa titik.

Baca Juga :  Serahkan 1200 Paket Sembako, Bupati Safni Sikumbang Puji Kepedulian ICBS Harau

Menanggapi hal ini, Andre Rosiade menyebut bahwa ruas jalan tersebut telah masuk dalam perhatian dan prioritas pembangunan. Namun, keterbatasan anggaran yang harus dibagi dengan 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat menjadi tantangan tersendiri.

Meski demikian, ia optimistis usulan tersebut dapat disetujui oleh pemerintah pusat sehingga pengerjaan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Bupati H. Safni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota akan terus berupaya bersama DPRD untuk memperjuangkan alokasi dana, khususnya dari APBN, guna mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Nagari Galugua.

Ia juga menekankan bahwa karena status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, maka pihak kabupaten akan fokus pada pengusulan dan pengawalan agar pembangunan dapat segera terealisasi.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru