Pemko Payakumbuh Konsolidasikan Penanganan Kebakaran Ruko Karpet di Pasar Blok Timur

- Editor

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || Pemko Payakumbuh langsung mengonsolidasikan penanganan kebakaran yang menghanguskan satu unit ruko karpet di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/02/2026) dini hari.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman dan Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda langsung mendatangi lokasi, menemui korban kebakaran, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan pasca kebakaran, Senin pagi.

“Ini adalah sebuah kecelakaan. Pemko Payakumbuh  menyikapi kejadian ini dengan hati-hati karena berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat,” kata Wawako Elzadaswarman.

Elzadaswarman menyebut peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Blok Timur, tepatnya di depan Kantor Pos, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Ia mengatakan, pemerintah kota bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian, dengan segera berkoordinasi bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.

“Langkah awal yang kita lakukan adalah koordinasi dengan Forkopimda dan instansi terkait. Kita ingin memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, aparat langsung melakukan pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif di kawasan pertokoan.

Area terdampak juga segera dilakukan pembersihan awal, sementara satu petak toko yang terbakar dipasangi garis polisi.

“Lokasi kejadian sudah dipasangi police line pada satu petak toko yang terbakar. Kita juga melakukan pembersihan awal area terdampak,” terangnya.

Pemko Payakumbuh, lanjut dia, kini menunggu pemeriksaan lanjutan dari kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Saat ini kita menunggu Tim Verifikasi dari Polres Payakumbuh untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Jembatan Ratapan Ibu : Saksi Bisu yang Terlupakan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 80

Ia menilai proses verifikasi penting agar informasi terkait penyebab kebakaran tidak berkembang liar di tengah masyarakat.

“Kita ingin penyebabnya jelas dulu. Kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian supaya informasi yang beredar tidak simpang siur,” katanya.

Elzadaswarman memastikan pemerintah kota terus menjaga agar aktivitas masyarakat di kawasan pertokoan tetap berjalan normal.

“Kita berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Ini kawasan pertokoan, pusat ekonomi masyarakat, jadi kita harus mengelola situasi dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan data Pemko Payakumbuh, kebakaran tersebut menghanguskan ruko karpet milik Novrianto (46), pedagang asal Nan Kodok, Tigo Koto Dibaruh, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang segera turun ke lokasi, sehingga api tidak merembet ke bangunan lain.

“Kita mengapresiasi petugas Damkar Payakumbuh dan Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota yang bergerak cepat. Ini sangat menentukan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” katanya.

Saat proses pemadaman, petugas menurunkan tiga unit armada Damkar Kota Payakumbuh dan satu unit armada Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota.

Elzadaswarman menyebut petugas bekerja dalam situasi berisiko karena terdapat potensi korsleting listrik di sekitar lokasi kejadian.

“Kita melihat petugas bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Ada risiko korsleting listrik. Kita bersyukur semua petugas tetap selamat dan api bisa dikendalikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan pada pukul 04.49 WIB dan tidak berkembang menjadi kebakaran besar.

“Alhamdulillah api berhasil dijinakkan pada pukul 04.49 WIB. Kita bersyukur api tidak membesar seperti kebakaran Pasar Blok Barat beberapa waktu lalu,” kata Elzadaswarman.

Baca Juga :  Mustafa Resmi Diumumkan Jadi Ketua PKS Kota Payakumbuh Periode 2025-2030

Ia memastikan Pemko Payakumbuh tetap berkoordinasi dengan kepolisian, unsur Forkopimda, serta perangkat daerah terkait agar proses investigasi berjalan lancar.

“Kita terus berkoordinasi dengan kepolisian, Forkopimda, dan dinas terkait. Kita ingin proses investigasi berjalan lancar dan penyebab kebakaran bisa diketahui secara pasti,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda mengimbau para pemilik usaha di kawasan pertokoan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dipicu instalasi listrik.

“Kita mengajak semua pihak untuk lebih waspada dan memperhatikan standar keselamatan bangunan, terutama instalasi listrik, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Rida saat meninjau lokasi kebakaran.

Ia juga mengingatkan pedagang agar lebih berhati-hati dalam menyambung serta menggunakan aliran listrik di tempat usaha masing-masing.

“Kita mengimbau para pemilik toko berhati-hati dalam menyambung dan menggunakan aliran listrik di tempat usaha masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, Rida mendorong pemilik toko melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala dan menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi awal sebelum petugas tiba.

“Keberadaan APAR sangat penting untuk penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” pungkasnya.

Warga sekitar turut mengapresiasi kecepatan petugas pemadam kebakaran dalam merespons kejadian.

“Alhamdulillah petugas cepat datang, jadi api tidak sempat merembet,” kata salah seorang warga di sekitar lokasi.

Sejumlah warga juga menyebut petugas nyaris terkena percikan korsleting listrik saat proses pemadaman berlangsung. (*)

Berita Terkait

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode
Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WIB

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:26 WIB

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB