PGRI Salurkan Bantuan bagi Guru dan Warga Terdampak Likuifaksi di Limapuluh Kota

- Editor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA || Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyalurkan bantuan bagi guru dan warga terdampak bencana pergerakan tanah atau likuifaksi di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat (26/12/2025).

Bencana yang terjadi beberapa waktu lalu itu mengakibatkan ratusan kepala keluarga mengungsi, sementara 58 unit rumah warga rusak berat dan tidak dapat dihuni. Sebanyak 12 guru yang tergabung dalam PGRI Cabang Kecamatan Gunung Omeh tercatat turut terdampak.

Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PGRI terhadap anggota dan masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Hurisna Jamhur Turut Hadir Pada Prosesi Khatam Al – Qur’an di Kelurahan Koto Panjang Payakumbuh Timur

“Bantuan ini dihimpun dari anggota PGRI Pusat, PGRI Provinsi Sumatera Barat, PGRI Kabupaten Rokan Hulu, serta PGRI Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Indrawati.

Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp45 juta, 40 paket sembako yang terdiri dari gula, ikan kering, minyak goreng, sabun, serta 40 karung beras.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Ketua I Prof. Ansofino, M.Si, bersama Wakil Ketua II Tri Kora, M.Pd, dan Bendahara Cici, didampingi pengurus PGRI Kabupaten Limapuluh Kota.

Baca Juga :  Fasilitas Rusak di RSUD Padang Panjang, Pimpinan Daerah Lakukan Sidak dan Minta Perbaikan Segera

Selain bantuan untuk korban bencana, PGRI juga menyerahkan santunan duka sebesar Rp10 juta kepada keluarga almarhum anak dari salah seorang warga terdampak.

Sementara itu, Prof. Ansofino mengatakan kehadiran PGRI di lokasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi profesi guru.

“Ini adalah duka kita bersama. PGRI hadir untuk memberikan dukungan moril agar para korban tetap kuat dan bangkit menata kehidupan ke depan,” katanya.

Ia menegaskan, PGRI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana yang berdampak pada dunia pendidikan dan para pendidik.(rio)

Berita Terkait

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas
Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani
Tim Wasev Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota
Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari
Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab
Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab
Di Bawah Tebing Harau, Kader Demokrat Memungut Sampah dan Menanam Harapan untuk Alam
Digerebek di Homestay, Satresnarkoba Polres 50 Kota Amankan Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu dan Ganja

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page