Cuaca Ekstrem Tak Surutkan Semangat Satgas TNI, Pembangunan 60 Huntara di Koto Tinggi Terus Dikebut

- Editor

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Di tengah cuaca ekstrem dan tidak menentu, Satgas TNI tetap fokus dan menunjukkan semangat tinggi dalam percepatan pembangunan 60 unit Rumah Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nagari Koto Tinggi.

Pada Jumat, 19 Desember 2025, pelaksanaan pembangunan Huntara oleh Satgas TNI memasuki hari ke-6. Meski menghadapi tantangan cuaca, seluruh personel tetap bekerja maksimal demi memastikan target pembangunan tercapai sesuai rencana.

Baca Juga :  Di Bulan Suci Ramadhan, Febriadi Harap Payakumbuh Dipenuhi Berkah dan Kedamaian

Satgas TNI yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari : Danramil 03/Suliki Kapten Inf Sil Suandi beserta 13 personel Kodim 0306/50 Kota.,Danki C Yon 131/Brs Kapten Inf Ginting beserta 20 personel. dan Denzipur 2/PS Serma Afrizal beserta 20 personel.

Adapun kegiatan yang menjadi fokus utama pada hari ke-6 ini meliputi: Pemasangan bouplank., Melanjutkan pengecoran lantai, Pendataran lokasi menggunakan dua unit alat berat, Penggalian septic tank, Pendistribusian material bangunan dan Berbagai aktivitas pendukung lainnya yang dilakukan di sela kegiatan utama.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Cindy Monica Salurkan Bantuan Pertanian untuk 3.000 Hektare Sawah di Limapuluh Kota

Kehadiran dan kerja keras Satgas TNI diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memberikan hunian sementara yang layak dan aman bagi warga Nagari Koto Tinggi.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru