Komisi B DPRD Payakumbuh Lakukan Kunjungan Lapangan ke Dinas Koperasi dan UMKM

- Editor

Senin, 20 Januari 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, — Dalam upaya memperkuat pengelolaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengelolaan pasar tradisional, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh melakukan kunjungan lapangan ke Dinas Koperasi dan UMKM.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tugas dan fungsi dinas, program yang telah dijalankan, serta permasalahan yang dihadapi.

Tugas dan Fungsi Dinas Koperasi dan UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, M. Faizal, menjelaskan bahwa tugas utama dinas ini adalah melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan koperasi, memberikan pelatihan kewirausahaan, memfasilitasi akses permodalan, serta mendorong digitalisasi UMKM agar mampu bersaing di pasar modern. Beberapa program yang telah dilakukan antara lain:

Pelatihan Kewirausahaan: Memberikan pelatihan kepada pelaku usaha untuk meningkatkan keterampilan bisnis.

Pendampingan UMKM: Membantu pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran, termasuk mendorong penggunaan platform digital.

Fasilitasi Permodalan Bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk memberikan akses pinjaman yang mudah dan terjangkau bagi UMKM.

Namun, dinas juga menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana pasar yang belum memadai, serta pengelolaan pedagang musiman yang sering kali menimbulkan konflik.

Baca Juga :  Cabai Merah Rp50 Ribu Jadi Buruan Warga, Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah

Rencana Pengembangan Pasar

Dalam dialog dengan Komisi B DPRD, M. Faizal memaparkan rencana pengembangan pasar tradisional menjadi pasar modern yang tetap mempertahankan identitas lokal. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan sarana pasar dengan membangun kanopi untuk melindungi pedagang dan pembeli dari cuaca, serta mengembangkan pasar buah agar lebih tertata.

“Pasar tradisional merupakan denyut nadi ekonomi rakyat. Kami ingin pasar ini tetap mempertahankan ciri khasnya, tetapi dengan fasilitas yang lebih modern untuk kenyamanan semua pihak,” jelas Kepala Dinas M. Faizal.

Persiapan Menyambut Bulan Puasa Komisi B juga membahas persiapan untuk menyambut bulan puasa, seperti pengelolaan pasar pabukoan. Ketua Komisi B Hamdi Agus, menyoroti pentingnya memastikan ketersediaan lokasi yang memadai untuk pedagang musiman agar tidak mengganggu aktivitas pedagang tetap.

“Kami ingin memastikan semua pihak mendapatkan solusi terbaik, baik pedagang tetap maupun pedagang musiman. Tidak boleh ada pihak yang dirugikan,” kata Ketua Komisi B Hamdi Agus.

Baca Juga :  Jalani Pemeriksaan Di GAKKUMDU,, ZuZeMa : Kita Siap Hadapi Proses Hukum

Permasalahan dan Solusi Dalam kunjungan ini, beberapa permasalahan yang menjadi perhatian adalah Penataan Pedagang Musiman: Banyak pedagang musiman yang tidak memiliki lokasi tetap sehingga sering kali menimbulkan ketegangan dengan pedagang lama.

Sarana Pasar yang Kurang Memadai Beberapa pasar belum memiliki fasilitas yang layak, seperti kanopi dan tempat berjualan yang tertata.

Pengelolaan Pasar Pabukoan Diperlukan pengelolaan yang lebih baik agar pasar musiman seperti pabukoan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

Komisi B memberikan rekomendasi kepada dinas untuk mencari solusi komprehensif, seperti penyediaan lahan khusus bagi pedagang musiman, perencanaan pasar yang lebih modern, serta peningkatan koordinasi antara dinas terkait.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi DPRD dan Dinas Koperasi dan UMKM untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan fasilitas pasar dan memberdayakan UMKM.

Dengan kolaborasi yang baik, Kota Payakumbuh diharapkan dapat memiliki pasar tradisional yang modern, ramah, dan mampu menjadi pusat ekonomi masyarakat yang tangguh.

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar
Hafis Alfarisyi Apresiasi Pengamanan Polisi, Eksekusi Objek Sengketa di Agam Berjalan Lancar
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Kamis, 5 November 2026 - 23:59 WIB

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 November 2026 - 23:27 WIB

Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Hafis Alfarisyi Apresiasi Pengamanan Polisi, Eksekusi Objek Sengketa di Agam Berjalan Lancar

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Berita Terbaru