Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur Terima Keluhan Guru PAUD Soal Honor Yang Belum Dibayarkan

- Editor

Sabtu, 19 Juli 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh –  puluhan perwakilan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Se kota Payakumbuh mendatangi Gedung DPRD Kota Payakumbuh. Mereka menyampaikan aspirasi atas belum dicairkannya honor sejak bulan April 2025, yang berdampak kepada sebanyak 357 guru PAUD se-Kota Payakumbuh.

Meski yang hadir secara langsung adalah perwakilan, namun suara yang mereka bawa mencerminkan keresahan seluruh guru PAUD yang selama empat bulan terakhir terus mengajar tanpa kepastian kapan hak mereka akan dibayarkan.

“Kami hanya ingin hak kami dibayarkan. Sudah empat bulan kami bersabar, dari April sampai Juli ini belum ada kejelasan,” ujar salah satu guru yang hadir.

Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hurisna Jamhur, S.Pd, menjelaskan bahwa kedatangan para guru ini memang dijadwalkan pagi itu karena bertepatan dengan rapat paripurna DPRD, di mana Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda, juga turut hadir.

Baca Juga :  Fitrayanto Menguat di Bursa Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Payakumbuh, Dukungan Cabor Kian Solid

“Tadi pagi kami hubungi agar datang ke kantor DPRD, mumpung kami ada acara paripurna. Di sini juga hadir Bapak Sekda Rida Ananda, siapa tahu bisa langsung kita carikan jalan keluar atas permasalahan ini,” terang Hj. Hurisna.

Lebih lanjut, ia menyampaikan sikap tegas DPRD terhadap masalah ini. Menurutnya, tidak ada alasan untuk menunda pembayaran honor guru yang telah mengabdi dengan sepenuh hati.

“Kami mendesak agar honor guru PAUD ini segera dikeluarkan. Ini adalah hak mereka. Negara dan pemerintah daerah tidak boleh lalai terhadap hak tenaga pendidik, terutama mereka yang membentuk fondasi karakter anak sejak dini,” tegas Hj. Hurisna.

Baca Juga :  Pemko Padang Tunjuk PT Graha Buana Propertindo Kelola SPR Plaza

DPRD Payakumbuh berkomitmen akan menindaklanjuti hal ini ke dinas terkait dan memastikan adanya langkah cepat dari pemerintah kota.

Guru-guru PAUD yang hadir mengaku kecewa karena keterlambatan pembayaran ini bukan yang pertama kali terjadi. Namun kali ini, berlangsung lebih lama dan berdampak cukup besar pada kehidupan mereka.

“Kami bukan mau mengeluh, hanya minta kejelasan. Hidup makin berat, sementara kami tetap mengajar dan mencetak generasi masa depan,” ujar salah seorang guru dengan nada haru.

Meski belum ada keputusan resmi yang diumumkan hari ini, para guru PAUD pulang dengan harapan bahwa pertemuan ini akan menjadi awal dari penyelesaian nyata terhadap hak-hak mereka yang tertunda.(rb)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Doakan Jemaah Haji Menjadi Haji Mabrur
175 Jemaah Calon Haji Payakumbuh Dilepas Menuju Tanah Suci, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Komisi I DPRD Sumbar Apresiasi Transformasi Digital Pemko Payakumbuh
Rapat Teknis Diskominfo, Pemko Payakumbuh Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
Wako Zulmaeta Pastikan Tidak Ada Penggusuran Pedagang dalam Penataan Pasar Ibuh Barat
Pemko Payakumbuh Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan BNN, Perkuat SDM dan Perangi Narkoba
Pemko Payakumbuh Kirim 6 Calon Terbaik Ikuti Pemusatan Paskibraka Sumbar 2026
Payakumbuh Targetkan 100 Persen JKN 2026, Pemko Siapkan Anggaran dan Perkuat Sinergi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Doakan Jemaah Haji Menjadi Haji Mabrur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

175 Jemaah Calon Haji Payakumbuh Dilepas Menuju Tanah Suci, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:38 WIB

Komisi I DPRD Sumbar Apresiasi Transformasi Digital Pemko Payakumbuh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:35 WIB

Rapat Teknis Diskominfo, Pemko Payakumbuh Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB

Wako Zulmaeta Pastikan Tidak Ada Penggusuran Pedagang dalam Penataan Pasar Ibuh Barat

Berita Terbaru