Payakumbuh Terima Tambahan TKD Rp116,96 Miliar, Perkuat Ketahanan Daerah dan Bantu Wilayah Terdampak Bencana

- Editor

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh menyiapkan langkah optimalisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp116,96 miliar yang diberikan pemerintah pusat untuk memperkuat mitigasi bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Sumatera yang diikuti Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah, Asisten III, dan perangkat daerah terkait secara virtual dari Aula Riza Falepi, Jumat (13/6/2026).

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan anggaran kepada pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan daerah.

Tito mengapresiasi daerah yang menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas melalui dukungan bantuan kepada wilayah yang terdampak bencana.

“Terima kasih kepada kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu daerah terdampak bencana. Bantuan seperti ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan masyarakat,” kata Tito.

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, tambahan TKD bagi daerah yang tidak terdampak langsung bencana diarahkan untuk mendukung sejumlah program prioritas, antara lain mitigasi dan kesiapsiagaan potensi bencana, penanaman pohon dan perbaikan lingkungan, bantuan keuangan kepada daerah terdampak bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, pembangunan dan pemeliharaan sarana-prasarana, serta dukungan relokasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  HPN 2026 di Banten dan Tantangan Pers Daerah

Bagi masyarakat Kota Payakumbuh, pemanfaatan tambahan TKD tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, perbaikan kualitas lingkungan, penguatan infrastruktur pelayanan publik, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.

Selain memperkuat program pembangunan dan ketahanan daerah, Pemerintah Kota Payakumbuh juga menunjukkan komitmen solidaritas antardaerah dengan mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang terdampak bencana.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan pemerintah pusat melalui tambahan TKD tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui tambahan Transfer ke Daerah. Dukungan ini akan kami optimalkan untuk memperkuat ketahanan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi warga,” katanya.

Menurut Elzadaswarman, arahan pemerintah pusat sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun daerah yang tangguh terhadap berbagai potensi bencana sekaligus mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Erlindawati Buka Pelatihan MC Kelompok Yasin se-Kecamatan Payakumbuh Barat

Ia menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut akan dimanfaatkan secara efektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Arahan Bapak Menteri menjadi perhatian serius bagi kami. Tambahan anggaran yang diberikan pemerintah pusat akan segera kami tindak lanjuti sesuai prioritas yang telah ditetapkan. Sementara bantuan keuangan yang kami salurkan kepada daerah terdampak merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong antardaerah,” ujarnya.

Elzadaswarman menambahkan bahwa bencana merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kebersamaan seluruh pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana. Di saat yang sama, tambahan TKD yang diterima Kota Payakumbuh juga akan menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut diikuti gubernur, bupati, dan wali kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi percepatan penanganan bencana dan pembangunan daerah di wilayah Sumatera.(*)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru