“Kerukunan Umat dan Tantangan AI” Pesan Menag pada HAB ke-80 di Payakumbuh

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH || Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Sabtu (03/01/2026).

Dalam upacara tersebut, Waki Wali Kota Elzadaswarman membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar.

Ia menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar kondisi tanpa konflik, melainkan energi kebangsaan yang lahir dari sinergi dan kolaborasi di tengah keberagaman.

Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, Menteri Agama menyampaikan bahwa perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial harus dirajut menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan bangsa.

Bagi Kota Payakumbuh yang hidup dengan nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, pesan tersebut dinilai relevan dengan realitas sosial masyarakat yang selama ini menjaga harmoni antara adat, agama, dan pemerintahan.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional 2025, Bank NAGARI Cabang Kota Payakumbuh Sampaikan “Selamat Memperingati”

“Republik ini tidak dibangun oleh satu golongan, tetapi oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini,” demikian kutipan sambutan Menteri Agama yang dibacakan Elzadaswarman.

Menag Nasaruddin juga menyampaikan, sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama juga telah membangun fondasi program “Kemenag Berdampak”.

Transformasi digital dilakukan secara masif untuk menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat dirasakan masyarakat, termasuk hingga ke daerah-daerah seperti Payakumbuh.

Selain itu, penguatan ekonomi umat dilakukan melalui ribuan pesantren serta optimalisasi dana sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, dan dana kebajikan lintas agama.

Menariknya, Menag RI juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi umat manusia saat ini, yakni perkembangan Artificial Intelligence (AI) di tengah era VUCA—volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity.

Baca Juga :  Dari Batang Sikali, Warga Tiaka Rajut Kebersamaan Lewat Lomba Mancing Ikan Larangan

“Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” ujar Menag.

Dikesempatan itu, Elzadaswarman menilai, pesan kerukunan yang disampaikan Menteri Agama sejalan dengan karakter sosial masyarakat Payakumbuh yang selama ini hidup dalam keberagaman dan nilai kebersamaan.

“Payakumbuh adalah kota yang tumbuh dari nilai adat dan agama. Kerukunan bukan hal yang baru bagi kita, tetapi harus terus dirawat agar tetap relevan dengan tantangan zaman,” pungkasnya.

Upacara HAB ke-80 Kementerian Agama di Payakumbuh berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran ASN Kementerian Agama Kota Payakumbuh, unsur Pemko Payakumbuh, serta berbagai elemen masyarakat. (rio)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru