Dokter Zulmaeta Pimpin Payakumbuh, Bawa Spirit Pelayanan ke Pemerintahan

- Editor

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH || Zulmaeta, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) bergelar adat Datuak Rangkayo Basa, resmi menjabat sebagai Wali Kota Payakumbuh periode 2025–2030. Sosok berlatar belakang medis, akademisi, sekaligus pengusaha ini dikenal dekat dengan nilai-nilai pelayanan dan kemanusiaan.

Lahir pada 1 Mei 1964, Zulmaeta bersama wakilnya Elzadaswarman—pasangan yang dikenal dengan sebutan Zu–ZeMa—memenangkan Pilkada Serentak 2024. Penetapan pasangan ini dilakukan KPU Kota Payakumbuh pada awal Februari 2025. Keduanya kemudian dilantik secara resmi pada 20 Februari 2025, dilanjutkan dengan serah terima jabatan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh pada 3 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Zulmaeta menegaskan bahwa jabatan wali kota merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, memberikan dukungan, serta menyampaikan kritik yang konstruktif demi kemajuan Kota Payakumbuh.

Pemerintahan Zulmaeta–Elzadaswarman mengusung visi “Payakumbuh Maju Bermartabat melalui Pemberdayaan, Pengembangan Kualitas Pendidikan, dan Sentra UMKM yang Kompetitif.” Visi tersebut dijabarkan dalam RPJMD 2025–2029 dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan, serta pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Dibayar, Pemko Payakumbuh Akui Terkendala Regulasi Baru

Sejak awal masa kepemimpinannya, Zulmaeta mulai mengambil langkah konkret, di antaranya pembangunan kantor lurah sebagai upaya memperkuat pelayanan publik di tingkat kelurahan. Ia juga menegaskan komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, termasuk memastikan proses pengangkatan pejabat ASN dan PPPK berlangsung tanpa pungutan.

“Jabatan Wali Kota Payakumbuh ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, memberikan dukungan, serta menyampaikan kritik yang membangun demi kemajuan Payakumbuh,” ujar Zulmaeta.

“Kami berkomitmen menghadirkan Payakumbuh yang maju dan bermartabat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, serta pelayanan publik yang transparan dan profesional,” kata Zulmaeta.

Baca Juga :  Afviandi: PKB Harus Makin Solid, Musancab Jadi Momentum Perkuat Mesin Partai hingga 2029

Sebagai seorang dokter, saya terbiasa bekerja dengan prinsip melayani dan mengutamakan kemanusiaan. Prinsip itu pula yang akan kami terapkan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Payakumbuh,” tegas Zulmaeta.

Kami memastikan tidak ada pungutan dalam pengangkatan pejabat ASN maupun PPPK. Pemerintahan harus bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.

“Kami ingin Payakumbuh tumbuh sebagai kota yang humanis, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai adat serta budaya Minangkabau,” pungkas Zulmaeta.

Dengan latar belakang sebagai dokter yang lekat dengan nilai empati dan pengabdian, Zulmaeta diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Kepemimpinannya membawa harapan baru agar Payakumbuh tumbuh sebagai kota yang maju, humanis, serta tetap berakar kuat pada nilai budaya Minangkabau.(rio)

Berita Terkait

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode
Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WIB

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:26 WIB

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB