Bentuk 47 Koperasi, Pemko Payakumbuh Launching Koperasi Merah Putih

- Editor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Seminar Perkoperasian dan Launching Koperasi Merah Putih se-Kota Payakumbuh di Aula Ngalau Indah Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh, Selasa (12/8/2025).

Seminar dan Launching Koperasi Merah Putih se-Kota Payakumbuh dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-78 dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 bertemakan Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan dihadiri oleh Asisten II, Kepala OPD terkait ,Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Payakumbuh, Ketua Dekopinda, Ketua Pengda Ikatan Notaris, Ketua Gerakan Koperasi, Camat dan Lurah se-Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang perseorangan atau badan hukum koperasi yang menjalankan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi, sekaligus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan.

“Peringatan Hari Koperasi ke-78 ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian Indonesia. Koperasi telah menjadi pilar utama perekonomian rakyat, dan dengan semangat kekeluargaan serta profesionalisme, koperasi terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitarnya,”ujarnya.

Baca Juga :  Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Dibayar, Pemko Payakumbuh Akui Terkendala Regulasi Baru

Ia juga menyampaikan bahwa peringatan tahun ini menjadi momen bersejarah kebangkitan ekonomi berbasis rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025, dengan terbentuknya 80.081 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Kota Payakumbuh turut ambil bagian dengan membentuk 47 Koperasi Kelurahan Merah Putih, dimana masing-masing satu koperasi di setiap kelurahan.

“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo, koperasi adalah alat kaum yang lemah yang memegang konsep sapu lidi apabila dikumpulkan menjadi kuat. Koperasi merupakan gerakan ekonomi yang berpihak pada rakyat, sehingga rakyatlah yang menjadi penentu ekonomi, bukan orang-orang tertentu,” tuturnya.

Baca Juga :  Komisi C DPRD Payakumbuh Bahas Pengelolaan Transportasi dan Parkir Bersama Dishub

Ia menambahkan, melalui koperasi diharapkan akan terjadi pemerataan kesejahteraan, memperpendek rantai distribusi, kemudahan akses pupuk dan sembako dengan harga terjangkau, serta pemasaran hasil pertanian dengan harga stabil. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi koperasi melalui pelatihan dan dukungan permodalan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Menutup sambutannya, Zulmaeta berpesan agar para pengurus koperasi menjalankan tugas secara profesional dan amanah.

“Buktikan kepada masyarakat bahwa dengan berkoperasi,kesejahteraan ekonomi anggota dan lingkungan dapat tercapai. Hilangkan anggapan negatif bahwa ketua untung duluan. Peran lurah sebagai pengawas sangat penting dalam memastikan jalannya koperasi,” tegasnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wali Kota Payakumbuh secara resmi meluncurkan 47 kelembagaan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Payakumbuh.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolik akta badan hukum merah putih sebagai tanda resmi launching koperasi merah putih di Kota Payakumbuh.(rb)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru