LIMAPULUH KOTA – Persoalan tumpukan sampah yang mengakibatkan akses jalan menuju kawasan Mudiak, Jorong Tigo Balai, Nagari Lubuak Batingkok, terganggu mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Fraksi PKS, Beni Murdani, S.E., M.M.
Saat dihubungi awak media pada Selasa (3/11/2026), Beni mempertanyakan peruntukan lokasi tersebut. Menurutnya, perlu ada kejelasan apakah kawasan itu memang direncanakan hanya sebagai tempat pembuangan sampah atau sebagai lokasi pengolahan sampah.
“Kalau memang lokasi tersebut diperuntukkan sebagai tempat pengolahan sampah, tentu ini menjadi persoalan serius yang harus mendapat perhatian pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota,” ungkapnya.
Ia menilai, pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan secara terbuka terkait perencanaan, fungsi, serta pengelolaan lokasi tersebut. Jangan sampai ketidakjelasan peruntukan dan sistem pengelolaan justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat sekitar.
Beni juga mengingatkan bahwa apabila persoalan ini diabaikan, dampaknya berpotensi semakin besar dan dapat merugikan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong agar DPRD menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membahas persoalan tersebut secara menyeluruh.
“Kita mendorong agar dilakukan hearing supaya ada kejelasan dan solusi. Masyarakat juga perlu mengetahui bagaimana sebenarnya perencanaan dan penanganan lokasi tersebut,” tegasnya.
Menurutnya, persoalan sampah tidak cukup hanya ditangani melalui pengangkutan atau pemindahan tumpukan sampah. Diperlukan perencanaan yang matang, sistem pengelolaan yang jelas, serta pengawasan agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Hearing tersebut diharapkan menjadi ruang bagi DPRD, pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak terkait untuk menjelaskan persoalan sekaligus merumuskan langkah penyelesaian.
Masyarakat kini menunggu kejelasan pemerintah daerah agar persoalan sampah di Jorong Tigo Balai tidak terus berlarut-larut dan akses masyarakat dapat kembali normal.(rio)









