Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari

- Editor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota — Setiap pagi, suara alat berat berpadu dengan hentakan cangkul dan sekop memecah keheningan Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Di balik debu yang beterbangan dan peluh yang mengalir, lahir sebuah harapan baru bagi masyarakat.

Beberapa bulan lalu, jalan yang kini sedang dibangun itu hanyalah lintasan tanah yang sulit dilalui. Saat hujan turun, kendaraan kerap terjebak dalam kubangan. Petani harus bersusah payah mengangkut hasil panen, sementara aktivitas masyarakat sering terkendala oleh kondisi akses yang belum memadai.

“Kini, pemandangan itu perlahan berubah”.

Sejak dimulainya tahap pra-TMMD hingga pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 0306/50 Kota, denyut pembangunan terasa semakin nyata. Jalan mulai terbuka, gorong-gorong berdiri kokoh, rumah-rumah warga yang sebelumnya tak layak huni mulai dibangun kembali, dan harapan masyarakat tumbuh bersama setiap meter pekerjaan yang diselesaikan.

Bagi Wali Nagari Sarilamak, Olly Wijaya, S.E., Dt. Kali Nan Putiah, TMMD bukan sekadar program pembangunan tahunan. Lebih dari itu, TMMD menjadi bukti nyata bahwa negara hadir hingga ke pelosok nagari.

“Sejak pra-TMMD dimulai, masyarakat merasakan perubahan yang luar biasa. Kami melihat sendiri bagaimana TNI bekerja tanpa mengenal lelah bersama masyarakat. Mereka bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun semangat dan optimisme warga,” ungkap Olly.

Baca Juga :  Wawako Elzadaswarman Tekankan Penguatan Moral dan Keimanan Generasi Muda di MTsN 2 Payakumbuh

Menurutnya, setiap hari masyarakat menyaksikan personel TNI bekerja sejak pagi hingga sore. Di bawah terik matahari maupun saat hujan turun, pekerjaan tetap berlangsung. Semangat gotong royong yang mulai jarang terlihat kini kembali hidup di tengah masyarakat.

Anak-anak yang melintas berhenti sejenak memperhatikan para prajurit bekerja. Para petani ikut membantu ketika memiliki waktu luang. Ibu-ibu menyiapkan makanan dan minuman sebagai bentuk penghargaan kepada mereka yang sedang mengabdi. Hubungan yang terjalin bukan lagi sekadar antara aparat dan masyarakat, tetapi telah menjadi keluarga besar yang memiliki tujuan yang sama: membangun nagari.

Hingga Minggu (2/8/2026), progres pekerjaan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer telah mencapai 79 persen. Penurunan elevasi jalan dan pemasangan lima titik gorong-gorong telah selesai 100 persen, sementara pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mencapai 78 persen. Program ketahanan pangan, penanaman pohon, pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako, bazar murah, hingga bantuan untuk penanganan stunting juga telah terealisasi seluruhnya.

Namun, bagi masyarakat Sarilamak, angka-angka itu hanyalah gambaran di atas kertas. Yang paling mereka rasakan adalah perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi kami, TMMD bukan hanya soal berapa persen pekerjaan selesai. Yang kami lihat adalah masyarakat mulai memiliki harapan baru. Jalan yang dibangun ini akan menjadi urat nadi perekonomian warga. Anak-anak akan lebih mudah beraktivitas, petani lebih lancar membawa hasil panen, dan akses masyarakat menjadi jauh lebih baik,” kata Olly.

Baca Juga :  Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka

Ia mengaku bangga karena Nagari Sarilamak dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD tahun ini. Kepercayaan tersebut, menurutnya, akan menjadi sejarah yang terus dikenang masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI AD, Kodim 0306/50 Kota, Pemerintah Daerah, Polri, dan seluruh pihak yang telah bekerja bersama masyarakat. Kehadiran TMMD telah meninggalkan jejak yang bukan hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kembali semangat gotong royong dan kebersamaan,” ujarnya.

Di lokasi pekerjaan, sebanyak 110 personel TNI, 5 personel Polri, serta masyarakat terus bahu-membahu menyelesaikan setiap sasaran. Tidak ada sekat di antara mereka. Semua bekerja dengan tujuan yang sama: menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Di Jorong Buluh Kasok, pembangunan bukan lagi sekadar menata jalan atau mendirikan bangunan. Pembangunan adalah tentang menghadirkan harapan, membuka masa depan, dan membuktikan bahwa ketika TNI dan rakyat berjalan berdampingan, tidak ada tantangan yang terlalu berat untuk ditaklukkan.

Karena pada akhirnya, TMMD bukan hanya meninggalkan jalan yang lebih baik. TMMD meninggalkan cerita, kebersamaan, dan harapan yang akan terus hidup di hati masyarakat Nagari Sarilamak, jauh setelah alat berat berhenti bekerja dan para prajurit kembali ke kesatuannya.(rio)

Berita Terkait

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar
Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:59 WIB

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 November 2026 - 23:27 WIB

Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar

Rabu, 4 November 2026 - 19:11 WIB

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 17:18 WIB

Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Berita Terbaru