LIMAPULUH KOTA – Penantian masyarakat Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk kembali memiliki pemimpin definitif akhirnya berakhir. Setelah beberapa bulan roda pemerintahan dijalankan oleh Penjabat (Pj.) Wali Nagari menyusul wafatnya wali nagari terpilih, Masrianto resmi dilantik sebagai Wali Nagari Antar Waktu (PAW), Kamis (30/7/2026).
Pelantikan dilakukan atas nama Bupati Limapuluh Kota yang diwakili oleh Drs. Rahmad Hidayat, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMDN) Kabupaten Limapuluh Kota. Prosesi pelantikan berlangsung di Nagari Batu Payuang dan dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat nagari, Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Pelantikan tersebut menjadi akhir dari masa transisi pemerintahan Nagari Batu Payuang yang selama beberapa bulan dipimpin oleh Penjabat Wali Nagari. Penunjukan Pj dilakukan untuk menjaga kesinambungan pemerintahan, pelayanan publik, dan pelaksanaan pembangunan setelah wali nagari terpilih meninggal dunia sebelum menyelesaikan masa jabatannya.
Dalam sambutan Bupati Limapuluh Kota yang dibacakan Drs. Rahmad Hidayat, M.Si, pemerintah daerah berharap Wali Nagari Antar Waktu yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta memperkuat sinergi dengan seluruh unsur masyarakat dalam mewujudkan pembangunan nagari yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat agar berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Sementara itu, Wali Nagari Antar Waktu Batu Payuang, Masrianto, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Nagari Batu Payuang. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Saya menyadari bahwa tugas ini bukan pekerjaan yang ringan. Karena itu saya mengajak seluruh perangkat nagari, Bamus, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, pemuda, bundo kanduang, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Nagari Batu Payuang. Perbedaan yang mungkin terjadi selama proses pemilihan hendaknya kita tinggalkan. Kini saatnya kita bersatu demi kemajuan nagari yang kita cintai,” ujar Masrianto.
Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya, sekaligus melakukan evaluasi terhadap program-program yang belum terlaksana agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan nagari.
Masrianto juga berkomitmen menghadirkan pemerintahan nagari yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, seluruh kebijakan yang diambil harus berpihak pada kepentingan masyarakat serta dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Kritik, saran, dan masukan yang membangun akan menjadi bahan evaluasi dalam menjalankan pemerintahan. Saya ingin pemerintahan nagari benar-benar hadir untuk melayani, mendengar aspirasi warga, serta bekerja secara profesional demi mewujudkan Nagari Batu Payuang yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.
Dengan dilantiknya Masrianto sebagai Wali Nagari Antar Waktu, masyarakat berharap pemerintahan Nagari Batu Payuang kembali berjalan secara optimal, mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat persatuan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan nagari.(rio)









