LIMAPULUH KOTA — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Sabtu (25/7/2026), progres pembukaan badan jalan sepanjang 2.700 meter telah mencapai 64 persen.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, mengatakan, seluruh sasaran fisik terus dikebut dengan mengoptimalkan penggunaan alat berat serta melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.
“Hingga hari ini pekerjaan fisik terus kami pacu. Alat berat dimanfaatkan secara maksimal, ditambah semangat gotong royong prajurit bersama masyarakat yang sangat solid,” ujar Letkol Adi, didampingi Pasi Teritorial Kapten Inf Recky Wahyudi dan Pasi Intel Kodim Letda Czi Johan Harefa.
Sebanyak 121 personel gabungan diterjunkan dalam pelaksanaan TMMD, terdiri atas 110 personel TNI, lima anggota Polri, dan enam warga yang ikut bergotong royong menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.
Selain pembukaan badan jalan, pekerjaan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter telah mencapai progres 85 persen, menjadi capaian tertinggi dari seluruh sasaran fisik yang sedang dikerjakan. Sementara itu, pemasangan batu pada ruas sepanjang 100 meter telah mencapai 65,5 persen.
Pembangunan sasaran fisik lainnya juga terus berjalan. Program pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah mencapai 52 persen, pembangunan fasilitas TNI Manunggal Air Bersih mencapai 44 persen, sedangkan pembangunan Tugu TMMD telah mencapai 43 persen.
Adapun pemasangan gorong-gorong di lima titik saat ini berada pada progres 25 persen. Sementara pekerjaan pengerasan jalan menggunakan material sertu sepanjang 2.550 meter masih dalam tahap persiapan.
Menurut Letkol Adi, meskipun belum ada sasaran fisik yang selesai 100 persen, perkembangan pekerjaan dari hari ke hari menunjukkan hasil yang positif. Ia optimistis seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.
Di luar sasaran fisik, seluruh kegiatan tambahan dan program nonfisik telah berhasil diselesaikan. Kegiatan tersebut meliputi pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, bazar murah, donor darah, hingga pemberian makanan bergizi bagi penderita stunting.
Selain itu, program ketahanan pangan pada lahan seluas satu hektare, penanaman pohon, serta berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, kebencanaan, keagamaan, dan edukasi hukum juga telah rampung dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Terpisah, Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison, mengapresiasi pelaksanaan TMMD ke-129 yang dinilai membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat pembangunan akses jalan yang telah lama dinantikan.
“Warga Buluh Kasok sangat bersyukur dengan kehadiran TMMD. Pembukaan jalan ini sudah lama menjadi harapan masyarakat untuk memperlancar akses transportasi dan mendukung peningkatan aktivitas ekonomi warga,” ujar Edison.
Program TMMD ke-129 di Kabupaten Limapuluh Kota diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat.(rio)









