Dari Aia Angek hingga Pangkalan, Dinas Sosial Lima Puluh Kota Perkuat Kesiapsiagaan, Gerak Cepat Saat Bencana, dan Dampingi Korban Hingga Pulih

- Editor

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota – Dalam beberapa bulan terakhir, Kabupaten Lima Puluh Kota berkali-kali diuji oleh berbagai bencana. Mulai dari banjir dan longsor di Nagari Aia Angek, Kecamatan Gunuang Omeh, kebakaran rumah di sejumlah nagari, hingga angin kencang yang merusak permukiman bahkan menyebabkan korban jiwa di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Di tengah rentetan musibah tersebut, satu hal yang selalu terlihat adalah kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Tidak hanya saat kondisi darurat, tetapi juga ketika korban mulai menata kembali kehidupan mereka. Peran itu dijalankan melalui sinergi Dinas Sosial, BPBD, BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, TNI, Polri, hingga para relawan.

Salah satu ujian terbesar terjadi saat bencana melanda Nagari Aia Angek, Kecamatan Gunuang Omeh. Pascabencana, Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota langsung melakukan asesmen, mendata korban, menyalurkan bantuan logistik, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pendampingan terus dilakukan selama masa pemulihan agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota Ir. Indra Suriani mengatakan, perlindungan sosial menjadi bagian penting dalam setiap penanganan bencana.

“Kami tidak hanya hadir ketika bantuan disalurkan. Dinas Sosial memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan sosial selama proses pemulihan. Pengalaman di Aia Angek mengajarkan bahwa kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci agar masyarakat bisa bangkit lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Safaruddin Dt. Bandaro Rajo Jabat Wasekjen DPP PERPUKADESI Periode 2026–2031

Komitmen itu kembali dibuktikan saat musibah kebakaran dan angin kencang melanda Nagari Sarilamak, Kubang, Guguak VIII Koto, dan Sungai Naniang. Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang turun langsung menyerahkan bantuan bersama Kepala Dinas Sosial Ir. Indra Suriani, Kalaksa BPBD Zaimar Hakim, S.H., Camat Bukik Barisan Faizil Aziz, S.IP., M.Si., serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota Edrimal Dt. Ulak Cimano.

Bantuan yang diberikan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, Dinas Sosial, BPBD, dan BAZNAS sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Belum selesai penanganan di sejumlah wilayah tersebut, musibah kembali terjadi di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Angin kencang menyebabkan pohon tumbang yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota kembali hadir. Bupati H. Safni bersama Ketua Umum LKKS Kabupaten Lima Puluh Kota Ny. Asra Yanti Safni menyerahkan bantuan langsung kepada keluarga korban. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Ir. Indra Suriani, Kalaksa BPBD Zaimar Hakim, S.H., Ketua BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota H. Yulius, S.Ag., M.Ag., Camat Pangkalan Koto Baru Depi Prengki, S.KM., M.KM., Wali Nagari Pangkalan, serta unsur terkait lainnya.

Baca Juga :  Nagari Balai Panjang Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Bumi 2026, Dorong Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

Bupati H. Safni Sikumbang menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat ketika musibah terjadi.

“Setiap musibah adalah duka kita bersama. Pemerintah tidak boleh terlambat hadir. Melalui Dinas Sosial, BPBD, BAZNAS, pemerintah kecamatan dan nagari, kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan, perhatian, dan semangat untuk kembali bangkit,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota Zaimar Hakim, S.H. mengatakan kesiapsiagaan menjadi fokus utama menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami terus bersiaga 24 jam menerima laporan masyarakat. Setiap kejadian langsung kami lakukan asesmen bersama Dinas Sosial agar penanganan berjalan cepat. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, dan potensi pohon tumbang,” ujarnya.

Rangkaian peristiwa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya dengan menyalurkan bantuan. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor, kecepatan mengambil keputusan, dan kepedulian untuk mendampingi masyarakat hingga benar-benar pulih.

Dari Aia Angek Gunuang Omeh, Sarilamak, Kubang, Guguak VIII Koto, Sungai Naniang, hingga Pangkalan, Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota terus menjalankan perannya sebagai garda terdepan perlindungan sosial. Ketika bencana datang silih berganti, kehadiran pemerintah menjadi bukti bahwa masyarakat tidak dibiarkan menghadapi musibah sendirian.(rio)

Berita Terkait

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Ketua Komisi III DPRD Lima Puluh Kota Dorong Langkah Pencegahan
Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana
Kabut Asap Kian Pekat! Safrinal Dt. Jambek Desak Pemda Siapkan Belajar Daring dan Lindungi Warga
Dampak kabut Asap karhutla, Polres 50 kota Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat dan Pengendara Sepeda Motor
Kabut Asap Kian Pekat, Beni Murdani Dorong Pelajar di Kabupaten Lima Puluh Kota Belajar dari Rumah
204 Huntap di Koto Tinggi Mulai Dibangun, Bupati Safni: Ini Harapan Baru bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:40 WIB

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:18 WIB

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Ketua Komisi III DPRD Lima Puluh Kota Dorong Langkah Pencegahan

Rabu, 9 September 2026 - 14:56 WIB

Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

Kabut Asap Kian Pekat! Safrinal Dt. Jambek Desak Pemda Siapkan Belajar Daring dan Lindungi Warga

Selasa, 8 September 2026 - 11:42 WIB

Dampak kabut Asap karhutla, Polres 50 kota Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat dan Pengendara Sepeda Motor

Berita Terbaru