Lima Puluh Kota – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0306/50 Kota tidak hanya menghadirkan pembangunan jalan dan infrastruktur desa. Di balik pembangunan fisik tersebut, TNI juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program penyuluhan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Rabu (22/7/2026), kegiatan sasaran nonfisik TMMD digelar di ruang kelas lapangan Kelompok Tani Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kali ini, fokus diberikan pada peningkatan kapasitas petani melalui penyuluhan teknologi dan perawatan tanaman kakao yang menghadirkan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Lima Puluh Kota.
Penyuluhan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipandu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Jorong Ketinggian, Ranti, dan diikuti sekitar 30 petani serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti seluruh materi hingga selesai.
Dalam pemaparannya, peserta dibekali teknik budidaya kakao modern, mulai dari pemangkasan yang tepat, pemupukan berimbang, sanitasi kebun, hingga pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen kakao yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Penyuluhan ini juga mendorong petani memanfaatkan teknologi pertanian yang tepat guna agar pengelolaan kebun menjadi lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Dengan meningkatnya kemampuan petani, diharapkan hasil panen bertambah, pendapatan keluarga meningkat, dan sektor pertanian menjadi lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD ke-129 yang menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi keberhasilan pembangunan desa. Melalui transfer ilmu dan pendampingan, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan potensi pertanian secara mandiri dan berdaya saing.
Penyuluhan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh interaksi antara penyuluh dengan peserta.
Secara terpisah, pelaksanaan penyuluhan ini dinilai menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan juga membangun masa depan masyarakat. Sinergi TNI, Pemerintah Daerah, penyuluh pertanian, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menciptakan desa yang maju, produktif, dan mandiri.
Melalui perpaduan pembangunan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang tidak hanya memiliki akses infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola potensi daerahnya demi meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan ekonomi desa.(rio)









