Limapuluh Kota – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota terus menunjukkan kemajuan. Memasuki pelaksanaan hingga Selasa (22/7/2026), pembangunan yang dikerjakan secara gotong royong mulai menghadirkan manfaat yang akan dirasakan masyarakat.
Sebanyak 121 personel diterjunkan dalam kegiatan hari ini, terdiri dari 110 personel TNI, 5 personel Polri, dan 6 warga yang ikut bergotong royong bersama personel di lapangan.
Pada sasaran fisik utama, penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter telah mencapai 58 persen. Penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter mencapai 52 persen, pemasangan gorong-gorong di lima titik mencapai 25 persen, pemasangan batu sepanjang 100 meter mencapai 49,5 persen, pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mencapai 40 persen, serta pembangunan Tugu TMMD mencapai 41 persen. Pengerasan jalan menggunakan material sertu sepanjang 2,55 kilometer akan dikerjakan pada tahapan berikutnya.
Selain sasaran fisik, berbagai program tambahan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat telah selesai 100 persen, di antaranya ketahanan pangan seluas satu hektare, pembagian paket makanan bagi anak berisiko stunting, penanaman pohon, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, dan bazar murah. Sementara itu, program TNI Manunggal Air Bersih telah mencapai progres 38 persen.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, mengatakan seluruh sasaran yang dikerjakan dalam program TMMD dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“TMMD merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Infrastruktur yang sedang dibangun diharapkan dapat memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas pertanian, dan meningkatkan perekonomian warga. Kami ingin hasil pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang terus bergotong royong bersama personel TNI dan Polri selama pelaksanaan TMMD.
“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program ini. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target dengan hasil yang berkualitas. Yang tidak kalah penting, hasil pembangunan ini nantinya dapat dipelihara dan dimanfaatkan bersama untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Di samping pembangunan fisik, berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dari sejumlah instansi juga telah terlaksana dengan capaian 100 persen. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh edukasi mengenai kesehatan, wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, hukum, bahaya narkoba, hingga pemberdayaan keluarga.
Melalui TMMD ke-129, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali diwujudkan dalam aksi nyata untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.(rio)









