Di Bawah Terik Matahari, Prajurit TNI Bangun Harapan dari Gorong-Gorong hingga Rumah Warga di Sarilamak

- Editor

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota – Terik matahari siang menyengat Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Keringat membasahi seragam loreng para prajurit TNI yang sejak pagi memanggul batu, mengaduk semen, dan menyusun gorong-gorong di tengah jalur yang kelak menjadi akses utama masyarakat.

Tak ada keluhan. Tak ada wajah lelah yang diperlihatkan. Dengan cangkul, sekop, dan tangan yang mulai dipenuhi kapalan, mereka terus bekerja bersama warga, bergotong royong mewujudkan impian masyarakat melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0306/50 Kota.

Bagi para prajurit, pembangunan gorong-gorong bukan sekadar pekerjaan fisik. Mereka memahami bahwa saluran air yang dibangun hari ini akan melindungi jalan dari kerusakan, memperlancar akses warga, dan menjadi penopang kehidupan masyarakat selama bertahun-tahun.

Hingga 21 Juli 2026, progres pemasangan lima titik gorong-gorong telah mencapai 25 persen. Bersamaan dengan itu, pembukaan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer telah mencapai 56 persen, pemasangan batu 45,5 persen, penurunan elevasi jalan 32 persen, pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 35 persen, pembangunan Tugu TMMD 39 persen, serta prasarana TNI Manunggal Air Bersih 38 persen.

Di sela-sela pekerjaan, personel Satgas TMMD tak hanya membangun. Mereka juga bercengkerama dengan warga, membantu mengangkat material, bahkan tak jarang makan siang bersama di rumah-rumah sederhana milik masyarakat.

Baca Juga :  100 Sekolah Rakyat Sudah Dibangun Selama 299 Hari Kinerja Presiden Prabowo

Pemandangan itu membuat banyak warga terharu. Salah satunya Yora Putri, penerima bantuan RTLH. Baginya, para prajurit bukan hanya datang membawa semen dan batu, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarganya.

“Saya melihat sendiri bagaimana bapak-bapak TNI bekerja dari pagi sampai sore. Panas tidak mereka hiraukan. Mereka tetap semangat membangun rumah kami. Kami sangat terharu, karena mereka bekerja seperti membangun rumah keluarganya sendiri,” tutur Yora.

Ia mengaku selama bertahun-tahun keluarganya tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Ketika hujan turun, atap bocor menjadi persoalan yang harus dihadapi.

Kini, perlahan harapan itu mulai menjadi kenyataan. “Kami tidak pernah membayangkan akan memiliki rumah yang lebih layak. Ditambah lagi nanti ada air bersih. Bagi kami, ini adalah anugerah yang sangat besar. Terima kasih kepada TNI yang sudah hadir membantu masyarakat kecil seperti kami,” katanya.»

Ungkapan serupa juga datang dari warga sekitar yang setiap hari menyaksikan semangat para prajurit.

Menurut mereka, kehadiran Satgas TMMD telah menghidupkan kembali budaya gotong royong di kampung. Warga yang semula hanya melihat kini ikut turun tangan mengangkat batu, mencampur semen, hingga menyiapkan makanan dan minuman bagi personel yang bekerja.

“Bapak-bapak TNI tidak pernah memilih pekerjaan. Semua dikerjakan bersama warga. Mereka memberi contoh bahwa membangun desa harus dilakukan dengan kebersamaan. Kami bangga dan berterima kasih atas pengorbanan mereka,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Nagari Sarilamak.

Baca Juga :  Mustafa Resmi Diumumkan Jadi Ketua PKS Kota Payakumbuh Periode 2025-2030

Komandan Kodim 0306/50 Kota selaku Dansatgas TMMD mengatakan bahwa setiap tetes keringat prajurit merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

“TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, gorong-gorong, atau rumah. Yang paling utama adalah membangun kebersamaan dan menghadirkan harapan bagi masyarakat. Ketika masyarakat tersenyum karena rumahnya lebih layak, air bersih tersedia, dan akses jalan semakin baik, di situlah kebahagiaan bagi seluruh personel Satgas,” ujarnya.

Di Nagari Sarilamak, TMMD bukan sekadar program tahunan. Ia telah menjadi cerita tentang kepedulian, gotong royong, dan pengabdian.

Di balik seragam loreng yang dipenuhi debu, ada tangan-tangan yang sedang membangun masa depan. Di balik setiap batu gorong-gorong yang tersusun, tersimpan harapan agar jalan desa tetap kokoh. Di balik setiap rumah yang mulai berdiri, ada doa dari keluarga sederhana yang kini tak lagi takut menghadapi hujan.

Karena bagi masyarakat Sarilamak, prajurit TNI bukan hanya datang membawa alat kerja. Mereka datang membawa harapan, bekerja tanpa mengenal lelah, dan meninggalkan jejak pengabdian yang akan dikenang jauh setelah TMMD ke-129 berakhir.(MAHWEL)

Berita Terkait

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu
HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan
Sampah Tutupi Jalan di Tigo Balai, Warga Hadang Truk: 19 Tahun Menunggu, Janji TPST Tak Kunjung Terwujud

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:11 WIB

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 17:18 WIB

Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Selasa, 3 November 2026 - 12:18 WIB

Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Berita Terbaru