Limapuluh Kota – Memasuki hari keenam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Senin (20/7/2026), pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi salah satu sasaran fisik yang terus dikebut Satgas TMMD Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.
Dari target 7 unit RTLH yang dikerjakan, hingga hari keenam progres pembangunan telah mencapai 32 persen. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat melalui semangat gotong royong agar rumah-rumah tersebut segera dapat ditempati dalam kondisi yang lebih layak.
Program RTLH menjadi salah satu sasaran yang paling dinantikan masyarakat karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Rumah-rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak secara bertahap mulai berubah menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan sehat.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Novriadi Nata, mengatakan pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pembangunan RTLH bukan sekadar membangun rumah, tetapi menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Kami ingin masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak sehingga dapat hidup dengan aman, nyaman, dan sehat. Hingga hari keenam, progres pembangunan terus meningkat dan kami optimistis seluruh target dapat diselesaikan sesuai jadwal,” ujar Dandim.
Selain pembangunan RTLH, sasaran fisik lainnya juga terus mengalami kemajuan. Pembukaan badan jalan sepanjang 2.700 meter telah mencapai 54 persen, penurunan elevasi jalan 29 persen, pemasangan pasangan batu 40,5 persen, pembangunan Tugu TMMD 39 persen, serta program TNI Manunggal Air Bersih mencapai 35 persen.
Sementara itu, sejumlah program tambahan telah selesai dilaksanakan dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Program tersebut meliputi pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako, bazar murah, pemberian paket makanan bagi balita penderita stunting, penanaman pohon, serta pembukaan lahan ketahanan pangan seluas satu hektare, yang seluruhnya telah mencapai 100 persen.
Melalui pembangunan RTLH dan berbagai program lainnya, TMMD ke-129 tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.
Diharapkan, setelah seluruh pembangunan rampung, tujuh keluarga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik.(rio)









