Payakumbuh Tegaskan Komitmen Dukung Sumbar Bebas Sampah 2029, Perkuat Pengelolaan dari Sumber

- Editor

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung percepatan terwujudnya Sumatera Barat Bebas Sampah 2029 melalui pengurangan sampah dari sumber serta penyusunan roadmap pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Komitmen tersebut disampaikan Elzadaswarman saat menghadiri Rapat Koordinasi Permasalahan Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sampah, dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) se-Sumatera Barat yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat di Padang Pariaman, Selasa (14/7/2026).

Rapat koordinasi yang dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, para bupati dan wali kota, serta kepala dinas lingkungan hidup se-Sumatera Barat itu membahas penyusunan roadmap pengelolaan sampah sebagai pedoman percepatan penyelesaian persoalan persampahan di daerah sekaligus mendukung target nasional pengelolaan sampah.

“Pemko Payakumbuh mendukung penuh penyusunan roadmap pengelolaan sampah Sumatera Barat. Penanganan sampah harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar target Sumbar Bebas Sampah 2029 dapat diwujudkan,” kata Elzadaswarman.

Menurutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengarahkan kebijakan pengelolaan sampah untuk mengurangi timbulan sampah sejak dari sumber melalui edukasi masyarakat, penguatan penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R), serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Jelang Hut Ke-80 Kemerdekaan RI: Fitrayanto Ajak Generasi Muda Bangun Semangat Juang Menuju Indonesia Produktif

Ia menilai upaya tersebut perlu didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana persampahan yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal sekaligus mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Dukungan tersebut akan mempercepat peningkatan kualitas pengelolaan sampah di daerah,” ujarnya.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat meminta seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat segera menyusun roadmap pengelolaan sampah sebagai acuan bersama dalam menyelesaikan persoalan persampahan. Pemerintah pusat juga menyatakan siap mendukung kebutuhan daerah, seiring penyesuaian anggaran kementerian, guna mempercepat peningkatan kualitas pengelolaan sampah.

Menteri menyampaikan persoalan sampah merupakan isu nasional yang memerlukan penanganan serius. Secara nasional sekitar 74 persen sampah masih belum terkelola dengan baik, sementara sekitar 70 persen TPA masih menerapkan sistem open dumping sehingga perlu ditransformasikan menuju sistem pengelolaan yang lebih ramah lingkungan.

Elzadaswarman menyambut positif arahan tersebut dan menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Melalui Apel Pagi, Camat Payakumbuh Timur Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

“Arahan pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat pengelolaan sampah dari hulu. Sinergi yang baik antara pusat, provinsi, dan daerah akan menjadi kunci keberhasilan mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan pemerintah provinsi terus mendorong pengurangan sampah dari sumber melalui pembatasan timbulan sampah, pemanfaatan kembali, dan daur ulang. Pemprov Sumatera Barat juga meluncurkan Buku Saku 101 Pengolahan Sampah serta menargetkan penerapan program zero waste di seluruh organisasi perangkat daerah sebagai bagian dari strategi mewujudkan Sumbar Bebas Sampah 2029.

Di akhir kegiatan, Elzadaswarman mengajak seluruh masyarakat berperan aktif mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari rumah tangga sebagai langkah nyata mendukung terwujudnya Sumbar Bebas Sampah 2029.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjadikan pengelolaan sampah sebagai gerakan bersama. Ketika setiap rumah tangga mulai mengurangi sampah dari sumbernya, target Sumbar Bebas Sampah 2029 akan lebih cepat tercapai,” pungkasnya. (MC)

Berita Terkait

PWI Sumbar Anugerahi Kapolres 50 Kota Penghargaan Transparansi Publik
Pemerintah Kota Payakumbuh Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual, Merek Randang Payakumbuh Resmi Kantongi Sertifikat
Pemko Payakumbuh Siapkan Angkutan Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Utama
Kesbangpol Payakumbuh Ajak Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba
Wali Kota Zulmaeta Perkuat Literasi Digital untuk Wujudkan Sekolah Ramah Anak
Pesan Menyentuh Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh untuk Siswa Baru: “Jadilah Kebanggaan Orang Tua, Bangsa, dan Agama”
Tak Tinggal Diam, PWI Sumbar Bentuk TPF, Aspon Dedi Siapkan Serangan Balik Lewat Dewan Pers dan Pengadilan
Siswi Kelas I SD Asal Payakumbuh Sabet Emas Gymnastics Indonesia Open 2026, Wali Kota: Kebanggaan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:34 WIB

PWI Sumbar Anugerahi Kapolres 50 Kota Penghargaan Transparansi Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:39 WIB

Pemerintah Kota Payakumbuh Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual, Merek Randang Payakumbuh Resmi Kantongi Sertifikat

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Angkutan Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Utama

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:57 WIB

Wali Kota Zulmaeta Perkuat Literasi Digital untuk Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:51 WIB

Pesan Menyentuh Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh untuk Siswa Baru: “Jadilah Kebanggaan Orang Tua, Bangsa, dan Agama”

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

PWI Sumbar Anugerahi Kapolres 50 Kota Penghargaan Transparansi Publik

Jumat, 17 Jul 2026 - 23:34 WIB

Lima Puluh Kota

Wali Nagari Sarilamak: TMMD/N 129 Buka Jalan, Buka Harapan Baru Warga

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:44 WIB

You cannot copy content of this page