Pemkab Lima Puluh Kota Genjot Kebangkitan Kakao, 2 Juta Bibit Hibrida Siap Ditanam Tahun 2026

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menunjukkan keseriusan dalam mengembalikan kejayaan komoditas kakao sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat. Melalui program ambisius, sebanyak 2 juta batang kakao akan ditanam di berbagai wilayah potensial sepanjang tahun 2026.

Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan yang mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 2 juta bibit kakao hibrida unggul.

Menariknya, proses pembibitan tidak hanya bergantung dari luar daerah. Pemerintah juga memberdayakan potensi lokal dengan menunjuk CV Hadistira Jaya Kencana di Jorong Gando, Nagari Piobang sebagai penyedia bibit hibrida jenis TSH-858 dan ICS-60.

Program ini tidak sekadar berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat. Warga setempat dilibatkan dalam proses persemaian, perawatan hingga distribusi bibit, sehingga menciptakan efek ekonomi berganda di Nagari Piobang dan sekitarnya.

Baca Juga :  Lapas Suliki Gelar Razia Blok Hunian, Implementasi 13 Program Menteri IMIPAS

Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menegaskan bahwa kebangkitan kakao merupakan bagian dari visi besar daerah dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis sektor pertanian.

“Kakao pernah menjadi primadona yang mengangkat perekonomian masyarakat kita. Hari ini, kita tidak hanya mengenang, tetapi bergerak untuk mengembalikannya dengan skala yang lebih besar dan sistem yang lebih baik, didukung penuh oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman,” ujarnya.

Ia menekankan, keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari jumlah tanaman yang ditanam, tetapi juga dari peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen petani. Untuk itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah komprehensif, mulai dari penyediaan bibit unggul, pendampingan teknis oleh penyuluh, hingga penguatan kelembagaan petani.

Optimisme pun mulai tumbuh di tengah masyarakat. Para petani menyambut baik program ini sebagai peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga :  Puncak HUT ke-14, DPD NasDem Kabupaten Limapuluh kota Berbagi Kasih di Dua Panti Asuhan

“Kalau program ini berjalan sesuai rencana, kami yakin ekonomi petani akan jauh lebih baik. Kakao bisa jadi andalan baru,” ungkap Nono, petani di Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Witra Porsepwandi, memastikan kesiapan lahan telah melalui kajian teknis yang matang.

“Kami sudah mengidentifikasi lahan dengan kesesuaian agroklimat untuk kakao, mulai dari kondisi tanah, curah hujan hingga aksesibilitas. Ini penting agar program berjalan optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya telah menyiapkan skema pendampingan terpadu bagi petani, mulai dari budidaya hingga pascapanen.

“Kami tidak akan melepas petani berjalan sendiri. Harapannya, kakao yang dihasilkan tidak hanya meningkat dari sisi produksi, tetapi juga memiliki kualitas dan nilai tambah yang mampu bersaing di pasar,” tutupnya.

Berita Terkait

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar
Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:59 WIB

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 November 2026 - 23:27 WIB

Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar

Rabu, 4 November 2026 - 17:18 WIB

Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Berita Terbaru