Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang: Program Tepat atau Paksakan Kebijakan?

- Editor

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh:
Wahyudi Thamrin

Pertanyaan mengapa Nagari Sungai Kamuyang diarahkan bahkan terkesan dipaksakan untuk mengadopsi program Sekolah Rakyat (SR) patut kita jawab dengan jernih dan objektif. Sebab, setiap program nasional yang digulirkan pemerintah, termasuk sembilan program prioritas Presiden, semestinya disikapi masyarakat dengan arif, cerdas, dan berdasarkan kebutuhan lokal, bukan sekadar formalitas administratif.

Jika merujuk pada RT/RW dan RDTR Kecamatan Luhak, Nagari Sungai Kamuyang jelas berada dalam kawasan pertanian, peternakan, agribisnis dan kehutanan.

Karakter ruang ini bukan sekadar predikat di atas kertas. Ia menggambarkan identitas sosial, potensi ekonomi, sekaligus arah pembangunan yang paling rasional untuk masyarakat nagari.

Secara geografis, Nagari Sungai Kamuyang dianugerahi potensi sumber daya manusia yang mumpuni dan keberadaan Balai Pembibitan Ternak unggul (BPTU ) Kementerian Pertanian Padang Mengatas sebagai institusi strategis di bidang pembibitan sapi. Kombinasi ini seharusnya menjadi pintu masuk besar bagi masyarakat untuk mengambil peran dalam program prioritas nasional, khususnya pada sektor ketahanan pangan melalui pengembangan sapi pedaging dan sapi perah.

Baca Juga :  Kodim 0306/50 Kota Pastikan Tidak Ada Kasus Keracunan MBG di Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota

Kebutuhan daging dan susu nasional terus meningkat, terlebih sejak hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lonjakan kebutuhan ini menuntut pasokan yang stabil, terukur, dan berasal dari sentra-sentra produksi yang memiliki kesiapan. Sungai Kamuyang, dengan segala potensi agribisnisnya, sesungguhnya berada pada posisi emas untuk menjawab tantangan tersebut.

Karena itu, alih-alih mensyaratkan pembangunan yang mengabaikan kondisi alam dan kontur Gunung Sago, sudah seharusnya pemerintah membuka jalan agar program nasional yang relevan khususnya sektor peternakan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Walikota Bersama Baznas Kota Payakumbuh Berikan Bantuan Kepada Warga Sakit, Apresiasi Semangat Gotong Royong di Latina

Program Sekolah Rakyat (SR) sebaiknya bukan dipaksakan sebagai formalitas, melainkan diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam bidang yang memang menjadi nadi ekonomi nagari.

Jika SR mampu bertransformasi menjadi ruang belajar praktik agribisnis, teknologi peternakan, manajemen pakan, hingga pengolahan susu dan daging, maka ia akan menjadi institusi pendidikan yang kontekstual dan tepat sasaran. Sebuah sekolah yang tumbuh dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar hadir karena kebijakan pusat.

Harapannya, inilah jalan bagi Nagari Sungai Kamuyang untuk meningkatkan ekonomi warganya, tanpa harus merusak keseimbangan alam Gunung Sago, tanpa mengorbankan ruang pertanian, kehutanan dan tanpa menggeser identitas agraris yang telah lama menjadi kekuatan nagari. (*/rio)

Berita Terkait

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0
Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan
Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:59 WIB

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Sabtu, 19 September 2026 - 21:50 WIB

KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:40 WIB

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB