Pandangan Fraksi RAPBD 2026 Jadi Bahan Evaluasi Pemko Payakumbuh

- Editor

Selasa, 11 November 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh  || Tujuh fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pandangan umum terhadap Nota Keuangan Wali Kota Payakumbuh tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (11/11/2025).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra dan dihadiri para wakil ketua, anggota dewan, serta jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

Wirman mengatakan, penyusunan RAPBD 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fiskal nasional yang tengah mengalami penyesuaian, termasuk penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Tahun ini menjadi momen penting bagi Kota Payakumbuh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dalam mencapai tujuan pembangunan daerah,” kata Wirman.

Dalam pandangan umum fraksi, Fraksi Partai Golkar menilai pelaksanaan Car Free Day menimbulkan keresahan bagi pelaku UMKM karena mengganggu akses menuju lokasi kegiatan.

Fraksi ini juga meminta agar kegiatan tersebut dievaluasi dan dipindahkan ke kawasan Jalan Soekarno–Hatta.

Baca Juga :  UNIDHA Seleksi KIP-K 2025 : Ratusan Calon Mahasiswa Ikuti Proses Seleksi Langsung di Kampus

Selain itu, Fraksi Golkar menyoroti menjamurnya tempat biliar dan kafe yang beroperasi 24 jam, serta meminta penertiban demi menjaga citra Payakumbuh sebagai kota berakhlak dan berbudaya.

Fraksi Partai NasDem menyoroti ketidakteraturan pungutan retribusi di Pasar Ibuh. Sebagian pedagang, kata mereka, menerima karcis resmi, sementara sebagian lainnya tidak. NasDem meminta Pemko melakukan penertiban agar sistem pemungutan lebih transparan dan akuntabel.

Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) mendorong keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah agar program prioritas dapat berjalan efektif. KIR juga mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pelatihan ekonomi produktif.

Sementara itu, Fraksi PKS menyoroti meningkatnya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang di tengah masyarakat.

Fraksi PKS juga meminta perhatian pemerintah terhadap revitalisasi objek wisata Ngalau Indah agar kembali aktif dan menarik pengunjung.

Fraksi Partai Demokrat menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik, terutama dalam layanan BPJS Kesehatan. Menurut mereka, pemerintah daerah perlu memastikan agar masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan yang layak meskipun terjadi penurunan dana transfer pusat.

Baca Juga :  OSS Tertahan RDTR, Siapa yang Menanggung Risikonya?

Fraksi PAN menyampaikan dukungan terhadap langkah digitalisasi layanan pajak dan retribusi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

PAN juga menyoroti perlunya peningkatan pelayanan di RSUD Adnaan WD dan pemberian beasiswa vokasi bagi pelajar kurang mampu.

Adapun Fraksi PPP mendorong pemerintah melakukan efisiensi anggaran dengan melelang kendaraan dinas yang tidak termanfaatkan, mempercepat pembangunan kembali Pasar Payakumbuh pascakebakaran, dan memastikan pembayaran insentif bagi RT/RW, guru TPA, guru PAUD, dan gharim.

Menanggapi pandangan umum fraksi, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, seluruh masukan akan dikaji dan dijawab secara resmi pada rapat paripurna berikutnya.

“Kami menghargai seluruh pandangan dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD. Semuanya akan kami pelajari dengan cermat dan dijawab secara resmi pada rapat paripurna selanjutnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh
Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan
Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE
Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat
Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian
Payakumbuh Lestarikan Tradisi Mauluan Bogheh, Perkuat Jati Diri Budaya Minangkabau
Wali Kota Zulmaeta Dorong Peternakan Kambing Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Wirman Putra: Kebangkitan Tradisi Adat Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif Era Digital

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page