OMC Berakhir, Titik Api Mulai Bermunculan Lagi di Sumbar

- Editor

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, — Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilaksanakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 kemarin.

Upaya memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang telah terjadi sejak awal Juli 2025 silam, dinilai berhasil. Hampir seluruh titik api di Sumatera Barat padam karena hujan buatan. Namun sejak OMC berakhir, titik api mulai bermunculan lagi.

Titik api ini bisa dilihat dari satelit Kementerian Lingkungan Hidup “Sipongi.menlhk.go.id” dan situs BMKG di “bbmkg4.com”. Terlihat titik api mulai kembali muncul di Kabupaten Limapuluh Kota, Solok, Sijunjung dan Dharmasraya.

Baca Juga :  Universitas Dharma Andalas Gelar Wisuda ke-57 Bertema “Managing Your Future”, Kukuhkan 227 Wisudawan dari 14 Program Studi Termasuk S2 Manajemen

Walaupun hanya berstatus kuning, namun titik api bisa semakin banyak. Mengingat BMKG menyebutkan pada bulan Agustus hingga September 2025 merupakan puncak musim kemarau di wilayah Indonesia bagian barat.

Terdapat 9 titik api yang terpantau di satelit Kementerian Lingkungan Hidup “Sipongi” di Sumatera Barat. Dimana sebarannya, 2 titik api di Kabupaten Limapuluh Kota. Kemudian 2 titik api di Kabupaten Solok, 3 Titik Api di Kabupaten Sijunjung dan 2 titik api di Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga :  UNIDHA Seleksi KIP-K 2025 : Ratusan Calon Mahasiswa Ikuti Proses Seleksi Langsung di Kampus

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati pada rapat Kordinasi Nasinal Penanganan Karhutla yang digelar BNPB secara daring pada 28 Juli 2025 lalu menyebutkan bulan Agustus hingga September 2025 akan terjadi puncak kemarau di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Musim hujan baru akan mulai masuk pada Oktober 2025. Artinya dua bulan ini akan menjadi fase kritis yang sangat sensitive munculnya titik api. (r/*)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Doakan Jemaah Haji Menjadi Haji Mabrur
175 Jemaah Calon Haji Payakumbuh Dilepas Menuju Tanah Suci, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Komisi I DPRD Sumbar Apresiasi Transformasi Digital Pemko Payakumbuh
Rapat Teknis Diskominfo, Pemko Payakumbuh Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
Wako Zulmaeta Pastikan Tidak Ada Penggusuran Pedagang dalam Penataan Pasar Ibuh Barat
Pemko Payakumbuh Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan BNN, Perkuat SDM dan Perangi Narkoba
Pemko Payakumbuh Kirim 6 Calon Terbaik Ikuti Pemusatan Paskibraka Sumbar 2026
Payakumbuh Targetkan 100 Persen JKN 2026, Pemko Siapkan Anggaran dan Perkuat Sinergi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Doakan Jemaah Haji Menjadi Haji Mabrur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

175 Jemaah Calon Haji Payakumbuh Dilepas Menuju Tanah Suci, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:38 WIB

Komisi I DPRD Sumbar Apresiasi Transformasi Digital Pemko Payakumbuh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:35 WIB

Rapat Teknis Diskominfo, Pemko Payakumbuh Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB

Wako Zulmaeta Pastikan Tidak Ada Penggusuran Pedagang dalam Penataan Pasar Ibuh Barat

Berita Terbaru